Portal DIY

Pemkab Sleman Serahkan 454 Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha Makanan dan Minuman

1043
×

Pemkab Sleman Serahkan 454 Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha Makanan dan Minuman

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sleman Serahkan 454 Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha Makanan dan Minuman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo serahkan sertifikat Halal kepada pelaku usaha makanan dan minuman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah menyerahkan 454 sertifikat halal kepada para pelaku usaha sektor makanan dan minuman, di Pendopo Parasamya Sleman, Rabu (24/1/2024).

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo kepada 4 perwakilan penerima sertifikat.
Menurut Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Tina Hastani, dari jumlah tersebut, diserahkan untuk skema reguler sebanyak 54 sertifikat dan skema self declare sebanyak 400 sertifikat.

Lebih lanjut Tina Hastani, mengatakan bahwa sertifikasi halal bagi pelaku usaha bernilai penting. Karena dengan sertifikat halal tersebut diharapkan tujuan penyelenggaraan jaminan produk halal dapat terwujud.

Sertifikasi halal juga berimplikasi pada peningkatan kualitas dan daya saing produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha.

“Pada tahap pertama, kewajiban sertifikat halal diberlakukan pada semua produk makanan dan minuman yang beredar dan diperdagangkan. Produk ini wajib memiliki sertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2024 mendatang.” Jelas Tina.

Pemkab Sleman Serahkan 454 Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha Makanan dan Minuman

Tina menambahkan, pemerintah pusat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah mengeluarkan program SEHATI (Sertifikat Halal Gratis). Dengan adanya program ini, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman pada tahun 2024 akan kembali memberikan fasilitasi sertifikat halal sebanyak 340 sertifikat.

Bupati Kustini Sri Purnomo menyebut kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan perlindungan dan kepastian kepada masyarakat, khususnya umat Muslim dalam mengonsumsi produk atau memilih layanan jasa yang halal.

Dengan penyerahan sertifikat halal, Kustini memberikan arahan agar pelaku UMKM Sleman dapat menghasilkan produk makanan dan minuman yang berkualitas serta aman untuk dikonsumsi.

“Tentunya seluruh pelaku UMKM di Sleman juga harus memiliki semangat yang sama untuk memajukan potensi UMKM Kabupaten Sleman, dimulai dari penyiapan sumber daya manusianya, pemenuhan standar seperti Standar Nasional Indonesia, memperhatikan keamanan produknya, hingga pemenuhan tingkat komponen dalam negerinya,” pesan Kustini.

Kustini berharap, usai sertifikat halal diserahkan, maka jumlah penggunaan produk UMKM Sleman dapat semakin meningkat, baik dari segi nilai transaksi, variasi produk dan mitra penyedianya. (Brd)