Pemkab Sleman Patenkan Lima Varietas Tanaman Lokal

  • Bagikan
Pemkab Sleman Patenkan Lima Varietas Tanaman Lokal
Petugas Kementerian Pertanian Indonesia serahkan sertifikat hak paten lima tanaman lokal Sleman kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (Foto : Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Untuk melakukan perlindungan sumber daya genetik tanaman lokal, Pemkab Sleman mengajukan permohonan lima jenis tanaman lokal khas Sleman ke Kementrian Pertanian untuk dipatenkan.

Permohonan tersebut telah dikabulkan, dan Sertifkat Tanda Daftar Sumber Daya Genetik Tanaman Lokal dan Pengujian Organoleptik dari Kementerian Pertanian, oleh pihak Kementrian Pertanian Indonesia diserahkan kepada Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Padukuhan Tabonan, Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Kamis (30/12/2021).

Kelima varietas tanaman lokal yang dipatenkan dan mendapatkan sertifkat tanda daftar sumber daya genetik tanaman lokal tersebut, adalah tanaman Alpukat Hazmi, Duku Jumeneng, Anggrek Sembada Kenconowangi dan Bambu petung dan Sembada Verde.

Menurut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, inventarisasi jenis dan lokasi, serta pemberian indentitas terhadap berbagai jenis tanaman lokal tersebut, sebagai upaya pelestarian flora dan fauna lokal untuk menjaga keberlanjutan ekosistem yang ada di Sleman.

Kustini juga mengucapkan terima kasihnya kepada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta, Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu benih Tanaman Pertanian (BP3MBPT) dan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Sleman yang sudah mengupayakan penerbitan Sertifkat Tanda Daftar Sumber Daya Genetik Tanaman Lokal tersebut.

“Adanya sertifikat tanda daftar genetik tanaman lokal ini dapat memperkuat pencatatan atau pendokumentasian atas potensi-potensi tanaman lokal yang ada di Sleman. Sebab dengan pensertifikatan ini juga berfungsi untuk mengendalikan potensi pencurian maupun pembajakan atau biopiracy,” kata Kustini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Perhutanan Kabupaten Sleman Suparmono menjelaskan bahwa keberhasilan upaya pensertifikatan hak paten terhadap lima tanaman lokal yang ada di Sleman ini, merupakan hasil kerjasama yang dilakukan oleh Pemkab Sleman dengan Dinas Pertanian Pemda DIY.

Suparmono menjelaskan kelima varietas yang saat ini telah bersertifikat dan diserahkan kepada Bupati Sleman tersebut mempunyai kekuatan hukum dan tidak bisa diklaim oleh daerah lain. Dengan hak patan tersebut bisa menjadi suatu peluang bagi Kabupaten Sleman untuk menjadi produsen utama sehingga menjadi potensi ekonomi baru di Sleman, paling tidak untuk lima tahun ke depan.

“Kepemilikan (sertifikat) ada di Pemkab Sleman sehingga nantinya dapat menjadi potensi ekonomi baru yang dapat memberi manfaat kepada pendapatan masyarakat dan ketahanan pangan di Sleman ,” jelasnya. (Brd)

  • Bagikan
error: