Peristiwa Daerah

Pemkab Sleman Luncurkan Tiga Inovasi Adminduk

12
×

Pemkab Sleman Luncurkan Tiga Inovasi Adminduk

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sleman Luncurkan Tiga Inovasi Adminduk

 

SLEMAN – Untuk meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sleman, meluncurkan sejumlah inovasi. Peluncuran dilakukan oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Grha Sarina Vidi Jl Magelang Sleman, Selasa (13/6/2023).

Scroll kebawah untuk lihat konten

Sejumlah inovasi layanan administrasi kependudukan yang diluncurkan Pemkab Sleman tersebut, diantaranya, inovasi Gerakan Pemutakhiran Data Kartu Keluarga (Gapura Datuk), inovasi Sistem Geospasial Data Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SIGo Dukcapil), dan inovasi Pelayanan Adminduk di hari Sabtu (Laritu).
Hal ini merupakan tidak lanjut dari Peraturan Bupati Sleman Nomor 34.1 Tahun 2023 Tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan Kabupatan Sleman, dalam upaya pelaksanaan program sadar memutakhirkan data penduduk dan program pemanfaatan data kependudukan.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, pelaksanaan program ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan pelayanan terbaik terkait adminduk kepada masyarakat.

Diharapkan dengan diluncurkannya inovasi ini dapat semakin memudahkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat Sleman dalam mengurus administrasi kependudukan.

“Akurasi data kependudukan merupakan pondasi dari penyusunan kebijakan yang tepat sasaran,” kata Kustini.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Sleman, Susmiarto, menjelaskan bahwa Gapura Datuk merupakan upaya sosialisasi Dukcapil Sleman untuk meningkatkan kesadaran masyarakat guna memutakhirkan data Kartu Keluarga sebagai strategi untuk meningkatkan akurasi data kependudukan.

Adapun hasil yang diharapkan adalah urusan kependudukan dapat berjalan lancar, pelayanan tepat sasaran, dan tersajinya data kependudukan yang berkualitas.

Dinas Dukcapil Sleman juga meluncurkan pelayanan pada hari Sabtu atau Laritu. Inovasi ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan pada masyarakat yang akan mengurus adminduk di hari libur akhir pekan. Pelayanan Laritu sendiri dibuka sampai pukul 12.00.

“Ini berkaca dari pelayanan adminduk di hari lebaran kemarin. Ternyata antusias masyarakat mengurus adminduk di hari lubur cukup banyak”, ujarnya. (Brd)