Pemkab Sleman Gelar Lomba Sleman Bangkit

Pemkab Sleman Gelar Lomba Sleman Bangkit
Lomba Senam Sleman Bangkit (Foto : Brd/Portal lndonesia)

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Komunitas Instruktur Senam Sleman (KISS) selenggarakan Lomba Senam Sleman Bangkit di Gedung Serbaguna, Kabupaten Sleman Kamis (16/12/2021).

Selain untuk mempopulerkan senam Sleman Bangkit yang merupakan senam khas Kabupaten Sleman, lomba senam Sleman bangkit ini juga untuk menumbuhkan kecintaan warga sleman terhadap olahraga senam, sehingga badan menjadi lebih sehat.

Menurut Ketua KISS, Dwi Susilawati, lomba senam Sleman bangkit ini diikuti oleh 40 tim senam dari berbagai wilayah se Kabupaten Sleman yang setiap timnya terdiri dari lima orang peserta, sehingg tpotal peserta yang terlibat dalam lomba senam ini ada 200 orang, dan semuanya wanita.

“Senam Sleman Bangkit ini merupakan senam khas Sleman yang keberadaanya dilaunching oleh bupati Sleman pada tanggal 21 November lalu, sehingga senam Sleman bangkit ini keberadaanya masih tergolong baru. Oleh karena itu melalui lomba senam ini diharapkan senam Sleman bangkit semakin dikenal dan dicintai oleh seluruh warga Sleman, yang akhirnya seluruh warga Sleman sering melakukan senam jenis ini, sehingga badanya menjadi lebih sehat,” kata Dwi Susilowati.

Sementara menurut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, senam Sleman bangkit yang digagasnya ini, gerakanya merupakan perpaduan antara gerak kesenian tradisional kubro siswo, kuda lumping, seni tari dan gerak olahraga, sehingga gerakanya energik. Sedang musik iringanya, nadanya juga merupakan perpaduan iringan musik yang biasa untuk mengiringi kesenian kobrosiswo dan kuda lumping.

Kustini menambahkan, gerak dan lagu dalam Senam Sleman Bangkit menggambarkan keinginan warga Sleman untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Kebangkitan tersebut baik sektor perekonomian, Kesehatan, Pendidikan maupun kebudayaan.

“Saya berharap,melalui senam ini dapat membawa semangat bagi masyarakat Kabupaten Sleman untuk lebih bersemangat dalam bidsang apa saja, sehingga menghasilkan energi positif untuk dapat bangkit bersama-sama dari pandemi ini,” tambah Kustini. (Brd)

error: