Portal Jatim

Pemilik Tenant dan Konter HP Sayangkan Pernyataan Pengacara Manajemen Malang plaza

11
×

Pemilik Tenant dan Konter HP Sayangkan Pernyataan Pengacara Manajemen Malang plaza

Sebarkan artikel ini
Pemilik Tenant dan Konter HP Sayangkan Pernyataan Pengacara Manajemen Malang plaza
Tim Labfor Polda Jatim setelah melakukan penyelidikan penyebab kebakaran di Malang Plaza.

KOTA MALANG – Kebakaran yang meludeskan Malang Plaza 3 hari yang lalu menyisahkan rasa sedih dan kecewa bagi pemilik tenant dan penyewa stand di Mall yang pertama kali berdiri di Kota Malang tersebut. Kamis (04/05/2023)

Pasalnya hingga detik ini mereka tidak tahu persis bagaimana kondisi stand, karena dari Tim Labfor Polda Jatim baru hari ini berhasil melaksanakan penyelidikan penyebab kebakaran, setelah pada Rabu (04/05/2023) siang Tim Labfor tidak bisa masuk karena masih terdapat bara api yang sebabkan hawa sangat panas.

Salah satu pemilik tenant yang berdagang perhiasan yang mewanti-wanti namanya di rahasia menyampaikan prihal rasa kesedihan dan mengharapkan adanya titik terang terkait adanya win – win solution bagi pemilik tenant dan penyewa stand.

“Orang tua saya itu berdagang di Malang Plaza ini sejak pertama kali di resmikan (1985), dan tenant kami sudah kami beli. Hingga saat ini kami masih belum tahu bagaimana kondisi tenant kami, kami hanya menerima sebuah foto 2 brankas yang kami pakai untuk menyimpan dagangan dan uang hasil penjualan “.

Wanita ini juga menambahkan jika hingga kini bukti kepemilikan tenant hanya berupa foto copy surat perjanjian jual beli yang dilegalisir oleh notaris saja. Beberapa kali kami mempertanyakan terkait surat bukti kepemilikan tenant kami, namun pihak manajemen Malang plaza selalu dijanjikan saja.

“Sekitar tahun 2003 saya mempertanyakan surat sah kepemilikan tenant, namun jawabannya tetap masih ada kendala di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota yang. Ketika kami tanyakan ke BPN, pihak BPN tidak bisa mengeluarkan surat kepemilikan karena surat kepemilikan masih atas nama manajemen Malang plaza “.

Selain itu pemilik tenant perhiasan ini juga menyayangkan apa yang disampaikan pengacara manajemen Malang Plaza yang mengatakan bahwasanya kebakaran yang terjadi adalah Force Majeure.

“Kenapa harus ada pernyataan bahwa kebakaran ini Force Majeure, sedangkan Tim Labfor saja baru hari ini Kamis (04/05/2023) melaksanakan penyelidikan penyebab kebakaran “. Pungkasnya.

Untuk tambahan informasi, para pemilik tenant dan penyewa stand akan menunggu hasil penyelidikan Labfor dahulu sebelum melanjutkan langkah yang akan diambil. (Junaedi)