Pelatihan Menjahit dan Bordir sebagai Modal Keterampilan Kerja

Pelatihan Menjahit dan Bordir sebagai Modal Keterampilan Kerja
Pelatihan bordir dan menjahit diadakan Pemdes Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas guna bekal keterampilan kerja (Foto : Sugito/Portal lndonesia)

BANYUMAS – Walaupun jaman sudah maju dan modern, menjahit masih tetap menggunakan tenaga manusia, dan belum ada yang menjahit menggunakan tenaga robot.

Hal ini yang mendorong Pemerintah Desa Petarangan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, tergugah mengadakan pelatihan menjahit dan bordir bagi warganya sebagai modal ketrampilan kerja. Pelatihan Dasar menjahit dan bordir diikuti oleh ibu-ibu Muslimat, Fatayat NU , PKK semua gabung jadi satu.

“Kita sebagai warga apabila mau usaha harus punya modal ketrampilan dan rasa senang dulu ,juga mempunyai jiwa jangan malu dalam mempromosikan hasil karyanya,” pesan Kades Petarangan, Zaenul Mustofa dalam pembukaan Pelatihan Menjahit dan Bordir di sanggar kerjanya, Kamis (16/12) .

Sementara itu, Camat Kemranjen, Dwi Irawan mengatakan Pemdes sudah memikirkan warganya untuk menambah skill, wawasan khususnya menjahit yang perlu pelatihan.

“Kita harus semangat karena dengan modal semangat akan mengalahkan segala- galanya ,tidak ada modal suatu saat muncul ada modal,entah itu cara pinjaman kredit atau apa, karena sesuatu hal kalo pengin maju tidak didasari semangat ,itu tidak akan berjalan. Jadi kita harus didasari semangat dan senang dalam mewujudkan cita -citanya.Yang lebih penting lagi kita selalu ingat sama CiptaanNya .Jika semua sudah terbangun ,Insya Allah usaha apa saja diridoi oleh Allah SWT .Kalo saya lihat warga yang ikut pelatihan sudah mempunyai basik awal sebagai modal tinggal mengembangkan inovasinya ,” Dwi Irawan Sukma dalam sambutan membuka pelatihan menjahit,”

Pelatihan menjahit dan bordir di Desa Petarangan mengundang nara sumber dari SKB Kalibagor sesuai bidang nya. (Git)

error: