Portal Jatim

Pelaku bayaran Pembakaran Mobil Senilai Delapan juta di Kotaanyar Berhasil Diringkus Polres Probolinggo

10
×

Pelaku bayaran Pembakaran Mobil Senilai Delapan juta di Kotaanyar Berhasil Diringkus Polres Probolinggo

Sebarkan artikel ini
Pelaku bayaran Pembakaran Mobil Senilai Delapan juta di Kotaanyar Berhasil Diringkus Polres Probolinggo
Polres Probolinggo menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Probolinggo ungkap kasus pembakaran mobil di Desa Gedungrejoso Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO,- Pelaku bayaran pembakaran mobil disebuah rumah Dusun Panggung Desa Gedungrejoso senilai delapan juta berhasil di ringkus oleh Satreskrim Polres Probolinggo beserta Polsek Kotaanyar.

Dari hasil ungkap kasus komplotan tersebut berjumlah tiga orang yakni DH (40), warga Desa Taman Kecamatan Paiton, M (21) warga kecamatan Kraksaan, dan BU (43), warga Desa Bucor Kulon Kecamatan Pakuniran. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan pasca kejadian anggotanya langsung melakukan olah tkp dan mendapati barang bukti satu buah sumbu kain warna merah dengan panjang sekitar 1 meter berbau bensin.

“Kejahatan ini terstruktur dengan rapi sehingga kami kesulitan untuk mengungkap para pelaku, Akan tetapi berkat kegigihan anggota, akhirnya kami dapat mengidentifikasi para pelaku pembakaran mobil tersebut,” kata Kapolres Probolinggo saat konferensi pers di Lobby Mapolres Probolinggo, Selasa (23/5/2023).

Dimana pada Jum’at (5/5/2023), keberadaan tersangka DH di ketahui oleh anggota Satreskrim Polres Probolinggo bahwa yang bersangkutan berdasarkan informasi berada di Desa Petunjungan, Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Dan pada keesokan harinya setalah dilakukan penyidikan sekira pukul 02.00 Wib, petugas melalukan penangkapan terhadap DH di depan balai desa Petunjungan pada saat sedang duduk duduk.

Dari keterangan DH, ia mengakui bahwa dirinya telah diminta oleh seseorang untuk membakar mobil milik korban tersebut dengan imbalan uang Rp 8.000.000,-

“Untuk melancarkan aksinya tersangka DH meminta bantuan kepada BU untuk melakukan pemantauan lokasi yang kemudian mengajak M sebagai eksekutor,” tutur Kapolres Probolinggo.

Setelah dilakukan pengembangan lebih dalam dari keterangan tersangka DH petugas berhasil mengamankan tersangka BU dirumahnya di Desa Bucor Kulon, Pakuniran dan tersangka M di Desa Patokan, Kraksaan.

Akibat perbuatannya ketiganya terancam Pasal 187 ayat (1) dan (2) subs pasal 170 ayat (1) subs sub pasal 406 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sementara itu aktivis senior Kabupaten Probolinggo Syaiful Bahri mengucapkan terima kasih atas penangkapan terhadap para pelaku yang membakar mobilnya.

“Terima kasih pak Kapolres Probolinggo. Semoga pelaku lainnya dapar tertangkap sehingga tidak ada lagi kasus
pembakaran mobil di Kabupaten Probolinggo maupun daerah lainnya,” tutupnya.