Peduli Banjir Jember, Begini Aksi Nyata Komunitas Warga Gebang

Peduli Banjir Jember, Begini Aksi Nyata Komunitas Warga Gebang

Solidaritas RKM dan Forkoraga Saat Penyerahan Bantuan Banjir

JEMBER, Portal-Indonesia.com, Menarik dan inspiratif sekali yang dilakukan oleh masyarakat Gebang yang tergabung dalam wadah Rukun Kematian (RKM) dan Forum Komunikasi Warga (Forkoraga) RW 18. Hari ini, (23/1) RKM dan Forkoraga melakukan kunjungan lansung sembari menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir di lokasi Kraton Wonoaasri, Tempurejo kabupaten Jember.

Karyono ketua RKM dan Forkoraga menyatakan bahwa musibah banjir itu adalah musibah bersama, maka wajib hukumnya bagi yang tergugah jiwa kemanusiaannya untuk berbuat nyata kepada para warga yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini murni inisiatif warga, sebagai ketua saya sangat terkesan dengan semangat solidaritas para warga yang dengan sukarela mengumpulkan bantuan dan bisa terkumpul hingga kami distribusikan” tegas Karyono.

Seperti diberitakan banyak media, berdasarkan data Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) BPBD Jember, tercatat bencana banjir dan tanah longsor tersebut tersebar di 18 desa/kelurahan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 4.178 kepala keluarga (KK). Tidak hanya rumah warga, tapi 12 fasilitas pendidikan, tiga fasilitas umum, dan 42 hektare lahan pertanian juga ikut terdampak bencana alam yang mengepung Jember tersebut. Banjir melanda Kecamatan Bangsalsari, Tanggul, Gumukmas, Puger, Tempurejo, Ambulu, dan Jenggawah, sedangkan tanah longsor menerjang Kecamatan Patrang dan Tempurejo.

Penyaluran bantuan peduli banjir yang dilakukan oleh RKM dan Forkoraga tersebut dipimpin langsung oleh Karyono dan didampingi oleh puluhan warganya. Ratusan paket sembako tersebut selain diberikan simbolik kepada posko pengungsian, juga diserahkan langsung kepada warga yang terdampak banjir.

“saya dan para warga juga ingin bertatap muk langsung kepada saudara kami yang kesusahan, bukan hanya memberikan bantuan, tapi kami juga memberikan motivasi kepada mereka untuk segera bangkit dari kesedihan dan trauma” imbuh Karyono.

Tinggalkan Balasan

error: