Pasutri Ini Maju dalam Pilkades di Banyumas, Siapa Pemenangnya?

  • Bagikan
Pasutri Ini Maju dalam Pilkades di Banyumas, Siapa Pemenangnya?
Cakades pasutri di Pilkades Karangrau, Kecamatan Sokaraja, Banyumas

BANYUMAS – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang digelar 27 desa di Kabupaten Banyumas, Rabu (15/12) kemarin telah selesai. Secara umum, Pilkades berjalan kondusif.

Dari ajang Pilkades kemarin, ada yang cukup unik. Yakni, di Desa Karangrau, Kecamatan Sokaraja yang diikuti dua calon yang merupakan pasangan suami-istri (Pasutri). Tak ada aroma persaingan dan pihak panitia lebih fokus pada penerapan protokol kesehatan selama proses pemilihan berlangsung.

Calon pasutri tersebut, yaitu Sugiyono yang merupakan petahana dengan istrinya, Sri Utami. Sang istri maju dalam Pilkades lantaran hingga menjelang penutupan pendaftaran tidak ada calon lain yang mendaftar. Mengingat tidak diperbolehkan untuk melawan kotak kosong, maka istri petahana akhirnya mendaftar dan menjadi rival suami

“Saat mendaftarnya kita bareng, yaitu selepas Ashar pada hari terakhir pendaftaran. Kalau soal persaingan, saya mengalir saja, tidak masalah jika kemudian yang terpilih istri,” kata Sugiyono, calon kades nomor urut 2, sesaat sebelum pemungutan suara berakhir.

Mengingat hanya ada dua calon dan merupakan pasutri, proses pemilihan kades berlangsung sangat kondusif. Begitupun dengan penerapan protokol kesehatan di lokasi pemilihan. Panitia menempatkan petugas di pintu masuk ke lokasi pemungutan suara, dimana semua warga yang datang untuk menyalurkan hak pilih diharuskan ke posko kesehatan terlebih dahulu.

Tak cukup sampai di situ, saat masuk ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), warga masih harus diperiksa suhu tubuh, kemudian wajib menggunakan handsantizer terlebih dahulu dan pihak panitia juga membagikan sarung tangan.

“Yang masuk ke lokasi TPS, benar-benar dalam kondisi sehat dan sudah vaksin. Kita juga membagikan sarung tangan kepada semua pemilih,” kata Ketua panitia pilkades Karangrau, Misnanto.

Bahkan, panitia menyediakan 9 bilik di lokasi, yaitu 7 bilik untuk TPS, satu bilik khusus untuk warga pemilih yang suhu tubuhnya tinggi atau di atas rata-rata, serta satu bilik laktasi. Sehingga bagi warga yang bersuhu tubuh tinggi, masih dibuka kesempatan untuk bisa menyalurkan hak pilihnya, namun dengan prokes ketat.

Untuk menghindari kerumunan, panitia juga membatasi pemilih yang masuk ke lokasi. Masing-masing TPS maksimal hanya diperbolehkan lima orang antrian saja. Jika sudah melebihi lima, maka panitia akan menghentikan sementara arus masuk ke lokasi pemilihan.

Lantas, siapa yang memperoleh suara terbanyak dalam Pilkades Karangrau kali ini? Dari hasil perolehan suara, petahana Sugiyono terpilih kembali dengan mengantongi 2.068 suara dan istrinya mendapatkan 327 suara. Total jumlah pemilih ada 2.893 orang, sehingga tingkat pastisipasi pemilih cukup tinggi.

Dengan demikian, Sugiyono sudah dua kali menjabat kades di Karangrau, sehingga sekarang merupakan periode ketiga dia menjabat sebagai kades. (trs)

  • Bagikan
error: