Portal Jatim

Paripurna DPRD Ponorogo Penyampaian Usulan Raperda Kawasan Tanpa Rokok

12
×

Paripurna DPRD Ponorogo Penyampaian Usulan Raperda Kawasan Tanpa Rokok

Sebarkan artikel ini
Paripurna DPRD Ponorogo Penyampaian Usulan Raperda Kawasan Tanpa Rokok
Suasana rapat paripurna DPRD Ponorogo

PONOROGO – Rapat paripurna DPRD Ponorogo digelar dengan salah satu agenda penyampaian usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kawasan tanpa rokok.

Hadir pada kesempatan ini, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang (UU) untuk prasyarat menuju Kabupaten Sehat dan Layak Anak, salah satu syaratnya harus ditetapkan kawasan tanpa rokok.

“Ya memang harus ada regulasi itu, mau tidak mau ini adalah perintah UU. Kalau mau menjadi Kabupaten Sehat dan Layak Anak, harus ada regulasi yang mengatur itu,” jelasnya, Senin (15/5/2023).

Usulan Raperda kawasan tanpa rokok yang disampaikan oleh eksekutif ini, juga banyak masukan dari masyarakat baik pro dan kontra -nya.

“Untuk itu, nanti kita harus mensinergikan tempat-tempat apa saja yang benar harus steril tanpa rokok. Misalnya rumah sakit hingga sekolah,” ungkap politisi dari Partai NasDem Ponorogo tersebut.

Peraturan ini nantinya tidak bersifat ‘saklek’, dalam artian masyarakat tidak boleh untuk merokok. Hanya di tempat-tempat tertentu yang memang dilarang adanya asap rokok dan diatur oleh Perda.

“Saat ini baru penyampaian, nanti akan ditindaklanjuti dengan pandangan umum fraksi legislatif, jika disetujui nantinya dilanjutkan jawaban eksekutif,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengungkapkan, pihaknya pada prinsipnya ingin adanya Perda kawasan tanpa rokok.

“Kita juga tahu bahaya -nya asap rokok, maka harus diatur tempat-tempat yang memang dilarang adanya rokok,” tandasnya. (Adv)