Pamsimas Lau Akhirnya Diserahkan ke Warga

Pamsimas Lau Akhirnya Diserahkan ke Warga
Bangunan Pamsimas di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus (Foto : Suprapto/Portal Indonesia)

 

KUDUS – Pengelolaan Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Dukuh Pranak, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus (Jawa Tengah) akhirnya diserahkan kepada warga setempat.

Oleh karena itu untuk menindak-lanjutinya, warga pedukuhan tersebut dijadwalkan menggelar rapat di salah rumah warga setempat Sabtu malam (23/10/2021). “Kita tunggu saja hasilnya seperti apa. Namun ini merupakan “kemenangan” awal yang kami syukuri bersama,” tutur Nasikhin, salah satu tokoh warga Dukuh Pranak yang dihubungi Portal Indonesia, Jumat (22/10/2021) malam.

Ia menambahkan, “penyerahan” itu sendiri terungkap dalam pertemuan “empat mata” pihaknya dengan Kepala Desa Lau, Rawuh Hadiyanto, beberapa hari yang lalu. Sempat pula hendak dilakukan rapat warga dengan kepala desa, namun karena yang hadir tidak sesuai yang diharapkan, akhirnya disepakati rapat dibatalkan.

“Mudah mudahan rapat warga Sabtu besok dihadiri banyak warga. Sebab, cukup penting untuk pengelolaan masa depan Pamsimas yang lebih baik,” imbuhnya.

Rawuh yang ditemui terpisah membenarkan, jika Pamsimas Dukuh Pranak tersebut secara lesan telah diserahkan pengelolaannya kepada warga setempat. Ini juga berarti “pengelola” (ketua) lama Diantoro Teguh Imanto (DTI) dengan sendirinya harus mundur dari jabatannya.

“Saya sangat berharap “kasus” Pamsimas segera diakhiri demi ke depannya lebih baik lagi. “ tegasnya.

Kasus Pamsimas itu sendiri bergulir pada 26 Agustus 2021, dengan ditandai unjukrasa puluhan warga. Dianggap tidak gagal, kemudian dilanjutkan mengadu pada Ketua DPRD Kudus Masan pekan pertama Oktober 2021.

Kepala Desa Lau akhirnya turun tangan , antara lain bersama perangkat, teknisi dan sejumlah warga memperbaiki (mengganti mesin) Pamsimas dan berhasil mengucurkan air lagi.

Dijadwalkan setelah rapat warga Sabtu malam besok, esok hari dan selanjutnya seluruh jaringan Pamsimas normal sepenuhnya. “Kami akan laporkan semua itu kepada semua pihak yang terkait. Dari Ketua DPRD, PUPR, Kecamatan, Pemerintahan Desa dan sebagainya,” ujar Nasikhin.(Suprapto)

Tinggalkan Balasan

error: