Oknum Pemdes jadi Makelar Ijazah Paket, Korban Minta Uang di Kembalikan

Oknum Pemdes jadi Makelar Ijazah Paket, Korban Minta Uang di Kembalikan

SITUBONDO|portal-indonesia.com- Sangat miris kembali terjadi di dunia pendidikan khususnya di Pendidikan kesetaraan atau dikenal dengan sekolah kejar paket, program pemerintah tesebut di duga dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab, yang berkedok bisa membantu mendapatkan Ijasah kejar paket tanpa harus mengikuti Proses belajar mengajar.

Kali ini warga Desa Lamongan, Siswadi warga Desa lamongan kp Tanggulun 02/03 Kecamatan Arjasa kabupaten Situbondo, ia mencerita, bermula saat di tawarkan ikut sekolah kejar paket sampai saat ini tidak ada kejelasan uangpun Raib, berawal dari petunjuk yang di tawarkan oleh salah satu oknum pemdes (FR) mengatakan “saya punya orang kalau mau ikut ujian kesetaraan sekolah kejar paket”pengakuannya oknum kepada korban”

Dengan sangat yakin akhirnya korban menyerahkan Dana di rumah Oknum Pemdes sebesar Rp. 700ribu awalnya minta Rp. 2 juta DP tapi saya hanya punya 700ribu itupun hasil hutang, Kalau dihitung pada saat itu jumlah Dana sekitar kurang lebih Rp. 7 juta dan uang pendaftaran yang terahir dia  minta Rp. 2 juta, saya di serahkan di Pom Lamongan kepada orang kepercayaan Oknum tersebut di saksikan oleh (AH) saat Penyerahan, saat ini total keseluruhan sekitar kurang lebih 9 juta mas kepada awak media.

“Tak selesai persoalan tersebut dirinya ditawarkan lagi oleh oknum (AH) yang menjadi saksi waktu penyerahan uang 2 juta pada waktu itu ke orang yang ada hubungannya dengan atau teman (FR), dengan modus yang sama untuk ujian kesetaraan sekolah kejar paket dengan biaya 5 juta ,singkatnya,”ternyata juga tak berujung sukses, namun terkait dana uang yang 5 juta sudah biarkan mas tidak apa apa soalnya masih ada urusan lain dengan saya.

Hal ini sangat merugikan saya mas saya merasa ada ketidakjelasan yang di duga disengaja apalagi uang tersebut cukup besar dari hasil pinjaman ,sebetulnya saya tidak mau mengungkapkan hal ini ke awak media, tapi bagaimana lagi sampai saat ini tidak ada kejelasan,”ucapnya

Ditempat terpisah awak media menemui oknum pemdes tersebut yang di sebut Siswadi  di ruang sekdes untuk konfirmasi dan klarifikasi hal tersebut namun oknum dengan inisial (FR,AH,) saat ditemui membenarkan hal tersebut terjadi dan saya hanya sebatas perantara kebetulan saya pasrahkan kepada temen saya sendiri, menurut teman saya “mengaku” bisa membantu (siswadi) yaitu memiliki ijasah kesetaraan ujian sekolah kejar paket B yang ahirnya saya pertemukan mereka, soal uang saya tidak mengetahui yang sebesar pengakuan pihak korban, yang saya ketahui hanya 700 ribu saat pertama kali ketemu di rumah saya  mas ,”ungkapnya ke awak media.

Senada juga di sampaikan oleh oknum pemdes (AH) ke media ,”membenarkan pengakuan korban kepada awak media,dirinya hanya perantara juga, saya menyerahkan uang 5 juta ke teman saya  yang katanya bisa mendaftarkan sekolah kejar paket.

Hal lain yang di sampaikan Kades Hariyanto SE di Ruang kantornya ,”Dirinya menyampaikan ke media ,bahwa apabila hal itu benar di lakukan oleh oknum pemdes seperti pengakuan warga , Kades meminta harus bertanggung jawab, itu saja yang bisa saya sampaikan mas,”pungkasnya jelas.(R)

Tinggalkan Balasan

error: