Portal DIY

Nomor WhatsApp Bupati Sleman Diretas

12
×

Nomor WhatsApp Bupati Sleman Diretas

Sebarkan artikel ini
Nomor WhatsApp Bupati Sleman Diretas
Bupati dan Wakil Bupati Sleman (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Nomor WhatsApp Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Nomor tersebut kemudian disalahgunakan pelaku untuk menipu beberapa pihak dengan kedok meminta sejumlah uang

Saat dikonfirmasi, Kustini membenarkan nomor WhatApp miliknya telah diretas pada Senin (8/5) menjelang tengah malam. Dirinya baru sadar keesokan paginya, Selasa (9/5) saat sudah tidak bisa mengakses nomor WhatAppnya.

“Saya taunya pagi tadi. Saat mau buka WA, itu sudah ke logout (keluar). Ini pertama kalinya berhasil diretas. Sebelumnya selalu gagal,” ungkap Kustini.

Setelah dilakukan periksa oleh asisten pribadinya, baru diketahui ternyata upaya peretasan sudah dilakukan sejak Senin malam. Hal itu diketahui dari puluhan kode One Time Password (OTP) yang masuk di pesan nomor miliknya.

“Kemungkinan pelaku mengacak OTP-nya. Soalnya di pesan sms nomor saya itu masuk puluhan kode OTP sejak Senin pukul 23.30 an. Berarti upaya masuknya sejak waktu itu,” terang Kustini.

Kustini menjelaskan, bahwa beberapa pihak telah dikirim pesan oleh pelaku untuk dimintai sejumlah uang dengan modus untuk diberikan kepada ponakannya.

Kini pihaknya telah memberikan klarifikasi dan meminta masyarakat untuk berhati-hati serta mengabaikan pesan tersebut. Masyarakat juga diminta untuk menunggu informasi selanjutnya terkait kejadian ini.

“Ini sedang diperbaiki, semoga bisa diambil alih lagi. Apabila ada masyarakat yang menerima WA dari nomor saya, itu jelas dari penipu,” pungkas Kustini.

Sementara itu Wakil Bupati Danang Maharsa menuturkan bahwa belum lama in no HP-nya juga baru disalah gunakan orang tak bertanggung jawab. Yaitu ada warga yg mengaku di WA olej orang yang mengaku Wakil Bupati Sleman mengatakan bahwa dirinya akan memberi bantuan dana pembangunan masjid.

Padahal Wabub sendiri mengaku tidak pernah menghubungi orang untuk memberi bantuan masjid. Karenanya, bupati dan wakil bupati Sleman meminta srmua pihak untuk berhati hati ketika dihubungi orang tak dikenal menjanjikan akan memberi bsntuan dan sebagainya. (Brd)