Ngaku Rindu Gus Dur, Pendeta Martin Salurkan Bantuan Pada SMK NU Tenggarang

Ngaku Rindu Gus Dur, Pendeta Martin Salurkan Bantuan Pada SMK NU Tenggarang

Pendeta Martin Menyerahkan Bantuan Pada SMK NU Tenggarang

BONDOWOSO, Portal-indonesia.com Banyak sekali cara merawat keberagaman, salah satunya yang dilakukan oleh Pendeta Martin hari ini (27/01) di SMK NU Tenggarang. Kegiatan yang bertajuk Indahnya Berbagi Era Pandemi, Pembagian Paket Sembako Kepada Siswa/i Yatim/Piatu/Yatim Piatu SMK NU Tenggarang. tersebut berlangsung di Aula SMK NU Tenggarang.

Pendeta Martin yang juga aktivis jaringan GusDurian Bondowoso tersebut mengaku bahwa gerakan kemanusian yang dilakukannya karena rindu Gus Dur.

“Jadi tiba-tiba kangen Gus Dur, ingat sekolahnya mas daris, pingin berbagi pada siswa/I nya, terjadilah acara ini” ujarnya sambil tertawa.

Tidak sebatas bantuan paket sembako kepada siswa/i SMK NU Tenggarang, pendeta Martin beserta rombongan juga memberikan bantuan Wastafel untuk dipasang di beberapa sudut sekolah. Selain itu, juga memberikan bantuan 250 handsanitizer untuk seluruh siswa, guru dan staf SMK NU Tenggarang.yang menurutnya sebagai wujud GKI peduli pandemi covid-19.

Kepala SMK NU Tenggarang Daris Wibisono menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Gerakan Kemanusiaan Indonesia (GKI), TAGANA dan LP2SM yang digawangi oleh Pendeta Martin dengan memberikan paket sembako kepada peserta didiknya serta segala bantuan lainnya kepada sekolahnya.

“Terima kasih banyak atas bantuannya, ini bukan sekedar persoalan pemberian bantuan, tapi lebih dari itu, hari ini kita bisa belajar nilai-nilai karakter dan paktik pancasila yang sesungguhnya” tegas Daris dalam sambutannya.

Acara dikemas secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan diawali dengan sambutan kepala sekolah dan dilanjutkan dengan motivasi edukasi dari pendeta Martin yang juga dikenal sosok motivator yang mencerahkan. Acara selanjutnya pembagian paket sembako kepada siswa SMK NU Tenggarang, dan penyerahan bantuan wastafel dan handsanitizer secara simbolis kepada sekolah. Acara ditutup dengan doa besama dan makan sederhana bersama-sama ala santri.

Tinggalkan Balasan

error: