Nelayan Muncar Keluhkan Dokumen Kapal, Bupati Anas Berikan Solusi

Nelayan Muncar Keluhkan Dokumen Kapal, Bupati Anas Berikan Solusi

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. (Ist)

BANYWANGI|portal-indonesia.com – Para nelayan dari Muncar, mengeluhkan terkait dokumen kapal. Kini, keluhan para nelayan tersebut terjawab setelah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan jawaban dengan adanya gerai pelayanan terpadu yang dibuka di sekitar kawasan Pelabuhan Muncar. Minggu (31/1/2021)

Dalam gerak cepat Bupati Anas untuk menjawab harapan dan kepentingan nelayan dan warga Muncar yang menjadi salah satu pintu masuk untuk peningkatan perekonomian di Bumi Blambangan atau tanah Osing ini, sebanyak137 kapal telah diselesaikan dokumennya.

Hal tersebut terungkap saat acara pelayanan terpadu yang dihadiri para pemangku kebijakan bidang, di antaranya KSOP Tanjung Wangi, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim, KKP dan stakeholder Kabupaten Banyuwangi.

Adanya jawaban dari Bupati Anas dengan gerak cepatnya tersebut, membuat para nelayan dari Muncar mulai bisa bernafas lega. Seperti yang diutarakan H.Riedi, tokoh nelayan Muncar yang dikenal loyal dengan para nelayan tangkap ikan.

Menurutnya gerai pelayanan terpadu itu bisa tepat sasaran mengingat nelayan lah yang berjuang ditengah samudra dan hasil tangkap ikan para pencari ikan tersebut, bisa dinikmati semua.

Kebijakan Bupati Banyuwangi itu, juga mendapat respon positif dari beberapa kalangan masyarakat dan banyak pihak. Termasuk para pengusaha yang bergerak di bidang perikanan mulai ikan beku cold storage hingga pengalengan ikan. Diantaranya H.Ja’far, pengusaha yang bergerak di bidang pengalengan ikan.

“Saya bersyukur terhadap Allah SWT dan berterima kasih kepada Bupati Banyuwangi,” ungkapnya.

Adanya gerai ini, kata H Ja’far, para nelayan tidak lagi kebingungan ketika akan mengurus dokumen kapal. Sehingga perputaran ekonomi nelayan yang berdampak pada berbagai sektor perdagangan cukup baik di Muncar bahkan kabupaten Banyuwangi hingga nasional.

Ucapan syukur juga disampaikan kepala KSOP Tanjung Wangi Banyuwangi Letkol. Mar. Benyamin Ginting.

“Saya bersyukur akan adanya pelayanan terpadu yang berlokasi di Pelabuhan Muncar ini,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat nelayan. “Walaupun kita ini dari Kementerian Perhubungan Laut, namun kita harus bersinergi dengan pemerintahan daerah,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pihak KSOP Tanjung Wangi juga akan fokus terhadap kapal-kapal yang belum tersertifik dapat diselesaikan pada Juni esok dengan hitungan selama 137 hari, dokumen kapal-kapal tersebut diharapkan  bisa diselesaikan semua.

Ia menambahkan, belayan ini melaut bukan untuk kaya. “Mereka hanya cari makan, jangan dipersulit justru harus dipermudah,” pungkasnya.

Sementara Mu’ari, salah satu tokoh kepemudaan di wilayah pelabuhan Muncar, berharap adanya gerai pelayanan terpadu tersebut dapat mempermudah pengurusan dokumen kapal.

“Semoga kemudahan pengurusan dokumen kapal yang dipermudah. Ini bisa membuat pelabuhan Muncar berkembang pesat”, ucap Mu’ari saat dihubungi awak media di tempat terpisah.

Editor: Abdul Hakim

Tinggalkan Balasan

error: