Musda KAHMI Ponorogo, Ali Mufthi: Intelektual Muslim Bernafaskan Islam

Musda KAHMI Ponorogo, Ali Mufthi: Intelektual Muslim Bernafaskan Islam
Bupati Sugiri Sancoko (dua dari kanan) saat menghadiri Musda KAHMI Ponorogo

PONOROGO – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ponorogo melaksanakan musyawarah daerah (Musda) periode 2022-2027. Bertempat di hotel Maesa Ponorogo, Sabtu (23/4/2022) malam.

Menurut Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan, keberadaan KAHMI mampu menyatukan tokoh-tokoh penting di Ponorogo. Ada orang NU maupun Muhammadiyah yang berada dalam satu forum ini.

“Tentu ini sangat baik, terutama dalam memberikan inovasi, berpikir dan sumbangsihnya untuk ikut andil membangun Ponorogo. Agar, pesantren disertai budaya juga tumbuh besar,” ujarnya.

Senada juga diungkapkan Presidium Majelis KAHMI wilayah Jawa Timur, Ali Mufthi. Menurutnya, konsep dasarnya dahulu itu (KAHMI) semacam paguyuban. Namun, saat ini KAHMI terus berkomitmen menjadi organisasi besar yang berkontribusi baik bagi negara.

“Pengkaderan KAHMI tidak boleh berhenti dalam kondisi apapun. Dengan berbagai macam profesi (anggota) yang dijalankan alumni HMI ini, tujuan utamanya tetap menjunjung tinggi Intelektual muslim yang bernafaskan Islam,” ungkap Ali Mufthi yang merupakan anggota DPR RI ini.

Menurut Ketua Panitia KAHMI Ponorogo, Muh. Naziri menjelaskan, pihaknya melakukan musda sebagai agenda wajib yang dilakukan setiap periodesasi kepengurusan KAHMI Ponorogo. Serta menjadi bukti dinamika jika organisasi ini sehat.

“Kebetulan musda tahun ini pada bulan ramadhan. Di momentum bulan penuh berkah ini, kemarin kita juga membagikan paket sembako di daerah terpencil dan takjil. Pasca musda, kita akan melakukan bakti sosial di pondok-pondok pesantren,” jelasnya.

Musda sebagai media untuk merajut ataupun membangun kekompakan dalam peran keumatan dan kebangsaan keluarga besar KAHMI.

“Besar harapan kita musda KAHMI Ponorogo periode 2022-2027 ini, nantinya bisa menghasilkan pikiran yang kontrukstif dan karya nyata dalam berkontribusi membangun bangsa,” tandasnya.

error: