Portal Jateng

Mulai 1 Januari 2022, Pengoperasian Bus Trans Banyumas Dihentikan Sementara

256
×

Mulai 1 Januari 2022, Pengoperasian Bus Trans Banyumas Dihentikan Sementara

Sebarkan artikel ini
Mulai 1 Januari 2022, Pengoperasian Bus Trans Banyumas Dihentikan Sementara
Calon penumpang Bus Trans Banyumas di depan Pasar Pon Purwokerto (Foto : Tris/Portal Indonesia)

PURWOKERTO – Terhitung sejak Sabtu (1/1/22) hari ini, pengoperasian Bus Trans Banyumas dihentikan untuk sementara waktu. Hal tersebut diakibatkan karena adanya perbaikan sistem serta teknis.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie mengatakan bus tersebut kemungkinan akan kembali dioperasikan pada akhir bulan Januari ini.

“Intruksi penghentian pengoperasionalan Bus Trans Banyumas ini langsung dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan berlaku untuk semua kota/kabupaten yang mendapatkan program bantuan bus tersebut pada tahu 2021. Hal tersebut karena adanya pertimbangan teknis atau sistem, maka layanan Trans Banyumas program Buy The Service (BTS) dihentikan sementara mulai hari ini, Sabtu (1/1). Layanan Bus Trans Banyumas ini akan dilanjutkan kembali pada akhir bulan Januari atau menunggu pemberitahuan selanjutnya,” jelasnya.

Agus menambahkan penghentian operasional Bus Trans Banyumas ini berlaku untuk dua koridor yang sudah dijalankan, yaitu mulai dari koridor 1 dengan rute Terminal Ajibarang sampai pasar Pon dan koridor 3 dari Terminal Bulupitu sampai Kebondalem. Menurutnya dari informasi yang diterima dari Dirjen Perhubungan Darat, penghentian pengoperasian bus karena adanya pembenahan internal, baik secara teknis maupun pada sistem aplikasi.

“Kemungkinan besar juga sekaligus ada pembaharuan terkait ketentuan tarif. Kami dari Dishub memohon maaf kepada masyarakat atas penghentian sementara layanan Bus Trans Banyumas ini, tetapi kami di Banyumas hanya operator saja, semua kerangka teknis dan aplikasi berada di tangan Dirjen Perhubungan Darat. Nanti akan ada penjelasan langsung dari Dirjen Perhubungan Darat,” terangnya

Menurut Agus Bus Trans Banyumas ini, khususnya koridor 3 sejak dioperasikan tanggal 5 Desember 2021 dan koridor 1 tanggal 18 Desember 2021 lalu, load factor atau sudah mengangkut penumpang rata-sata sampai 90,84 persen.

“Minat masyarakat Banyumas untuk beralih menggunakan moda transportasi bus ini terlihat sangat tinggi, mengingat bus masih dioperasionalkan secara gratis,” pungkasnya

Dihentikannya sementara pengoperasian Bus Trans Banyumas yang hingga pekan ini masih gratis, tak ayal membuat kecewa sebagian masyarakat. “Saya dan anak-anak dari pagi sudah nunggu Bus lewat malah ternyata ga beroperasi,” ungkap Yuni (42) seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat saat ditemui Portal Indonesia di depan koridor Pasar Pon Purwokerto.

Meski demikian dia dan warga lainnya memaklumi tidak beroperasinya sementara Bua Trans Banyumas tersebut. “Ya mudah-mudahan bulan depan bisa naik Bus ini,” ujarnya.