Portal DIY

MPM PP Muhammadiyah Kembali Gelar Forum Inklusi Sosial Inspirasi Ahad Pagi

1221
×

MPM PP Muhammadiyah Kembali Gelar Forum Inklusi Sosial Inspirasi Ahad Pagi

Sebarkan artikel ini
MPM PP Muhammadiyah Kembali Gelar Forum Inklusi Sosial Inspirasi Ahad Pagi
Ketua Umum PP Aisyiyah, Salmah Orbayinah saat tampil di hadapan kelompok dampingan (Portal Indonesia/Bambang S)

YOGYAKARTA – Ketua Umum Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat (MPM PP) Muhammadiyah M Nurul Yamin, menegaskan Muhammadiyah lahir dan tumbuh seperti saat ini memiliki kepedulian terhadap kaum mustadh’afin.

“Muhammad lahir tumbuh dan berkembang seperti saat ini memiliki akar peduli terhadap kaum mustadh’afin,” tutur Yamin dalam Forum Inklusi Sosial Inspirasi Ahad Pagi bertajuk ‘Gerakan Mewujudkan Masyarakat Sehat Berkemajuan’ di Gedung PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta, Minggu (22/10/2023).

Kegiatan ini bertujuan menginspirasi masyarakat luas tentang pemberdayaan. Di mana kegiatan ini diikuti dampingan MPM PP Muhammadiyah, seperti petani, difabel, pedagang asongan, UMKM dan pemulung.
Yamin mengakui kegiatan ini digelar setelah sempat terhenti selama 3 – 4 tahun akibat pandemi Covid.

Direncanakan kegiatan serupa bakal kembali dilaksanakan setiap tiga bulan sekali.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menginspirasi MPM di wilayah dan daerah agar mengembangkan dan membumikan model pemberdayaan yang inklusi.

Sedangkan Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan.

Menurutnya kesehatan merupakan kebutuhan semua orang. karena itu disarankan lebih baik menjaga kesehatan daripada menjaga kesehatan ketika sakit.

“Ketika seseorang sehat, maka akan mudah melakukan berbagai kegiatan. Bisa lebih produktif, bisa membantu orang lain dan bisa beribadah kepada Allah,” ujarnya.

Salma menyayangkan karena menurut data, saat ini masyarakat yang menerapkan PHBS hanya sebesar 39.1 persen. Jumlah itu dinilai masih jauh dari yang diharapkan.

Angka ini menunjukkan penerapan PHBS dalam masyarakat Indonesia masih rendah. (bams)