Tips dan Trik

Menghindari Masalah, Delapan Hal yang Wajib Dihapus dari Media Sosialmu

24
×

Menghindari Masalah, Delapan Hal yang Wajib Dihapus dari Media Sosialmu

Sebarkan artikel ini
Menghindari Masalah, Delapan Hal yang Wajib Dihapus dari Media Sosialmu

PORTAL INDONESIA — Seiring dengan perkembangan teknologi dan kemajuan platform media sosial, kita seringkali tidak sadar bahwa kita secara tidak sengaja membagikan informasi pribadi yang sangat penting kepada orang-orang yang tidak kita kenal. Apa yang mungkin kita anggap sebagai berbagi kesenangan dan menjaga hubungan dengan teman-teman dekat, kadang-kadang bisa memiliki efek yang sangat merugikan.

Banyak orang tidak menyadari bahwa informasi yang pribadi dapat dengan mudah diakses oleh orang lain, bahkan jika akun media sosialnya dikunci. Sebuah tangkapan layar pun sudah cukup untuk menyebarkan informasi pribadi kita ke orang lain. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak kamu bagi di media sosial manapun:

1. Tanggal Lahir: Memang menyenangkan jika banyak yang tahu ketika kamu berulang tahun. Tetapi, tanggal lahir kita seringkali digunakan sebagai informasi penting dalam sistem keuangan kita, seperti data rekening bank. Jika informasi ini jatuh ke tangan oknum jahat, mereka dapat memalsukan identitas kita atau mengakses data penting kita.

2. Lokasimu Terkini: Informasi tentang lokasi keberadaanmu saat ini adalah data yang penting bagi perampok rumah. Dengan mengetahui bahwa kamu sedang tidak berada di rumah, mereka bisa dengan mudah melakukan tindakan kriminal. Selain itu, orang jahat juga dapat menyergapmu jika mereka mengetahui lokasi keberadaanmu.

3. Foto Anak dengan Nama Lengkap: Kamu tidak dapat memastikan bahwa siapa pun yang melihat foto anakmu dan nama mereka di media sosialmu adalah teman-teman dekatmu saja. Ada kemungkinan bahwa sindikat penculik anak melihatnya. Dengan mengetahui identitas dan penampilan seorang anak, mereka dapat lebih mudah memanipulasi anak tersebut saat berada di ruang publik. Selain itu, menampilkan nama-nama keluarga lengkap di stiker yang ditempel di kaca belakang mobil juga tidak dianjurkan.

4. Alamat Rumahmu: Bagi pengguna jasa belanja online, perlu berhati-hati. Jangan memberikan alamat lengkapmu di kolom komentar toko atau grup jual-beli. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh banyak pihak yang tidak kita kenal. Tentu kamu tidak ingin tiba-tiba dikunjungi oleh orang asing, bukan?

5. Nomor Ponsel: Seringkali kita memberikan nomor ponsel kita kepada banyak orang, baik sebagai kontak acara atau karena kita menjual sesuatu. Hal ini berpotensi bahaya karena nomor kamu dapat sering menerima pesan spam dan panggilan tak diinginkan dari berbagai pihak. Jika kamu membutuhkan untuk memberikan nomor ponselmu, sebaiknya miliki dua nomor, satu untuk keluarga dekat dan satu lagi untuk keperluan bisnis atau lainnya.

6. Foto-foto Aib: Jika kamu tidak ingin foto-fotomu menjadi meme dan viral secara tidak terkendali, sebaiknya jangan mengunggah foto-foto yang mengandung aib. Tentu saja, ini adalah pilihan pribadi dan tergantung pada teman-teman di media sosialmu. Namun, hal ini perlu diingat.

7. Informasi Tentang Tempat Kerja: Jika kamu menemui situasi di mana seseorang tahu tempat kerjamu dan mereka menggunakannya untuk kepentingan pribadi mereka, coba periksa kembali informasi yang kamu bagikan di media sosial. Menampilkan informasi tentang tempat kerjamu dapat memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menyalahgunakannya.

8. Riwayat Pencarian: Meskipun memiliki manfaat dalam mengingat hal-hal yang pernah dicari sebelumnya, riwayat pencarian kita seringkali membuat kita merasa tidak nyaman ketika teman atau keluarga mengambil ponsel kita dan melihat hal-hal apa saja yang pernah kita cari. Dari sini, orang lain bisa menyimpulkan kepribadian kita. Jika mungkin, lebih baik membersihkan riwayat pencarian kita secara teratur atau menggunakan mode penyamaran saat melakukan pencarian yang membutuhkan privasi.

Kesimpulannya, kehati-hatian dalam membagikan informasi pribadi di media sosial adalah penting untuk melindungi diri kita dari potensi penyalahgunaan. Ingatlah bahwa platform media sosial bukanlah lingkungan yang sepenuhnya aman dan perhatikan betul-betul hal-hal yang perlu kamu hapus dari media sosialmu untuk menjaga privasi dan keamananmu.