Portal Jatim

Mengejutkan, Ini Barang Bukti Terduga Kurir dan Pengedar Narkoba Digulung Polres Paskot

17
×

Mengejutkan, Ini Barang Bukti Terduga Kurir dan Pengedar Narkoba Digulung Polres Paskot

Sebarkan artikel ini
Mengejutkan, Ini Barang Bukti Terduga Kurir dan Pengedar Narkoba Digulung Polres Paskot
Kapolres AKBP. Makung Ismoyo Jatih dengan didampingi Kasat Resnarkoba AKP. Evan Andias, saat menunjukkan BB narkoba

PASURUAN — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim, berhasil menangkap dan mengamankan dua terduga pelaku kurir dan pengedar narkoba.

Melalui pers release yang digelar di halaman Mako Polres Pasuruan Kota, Jumat (23/6) pukul 13.00 WIB, polisi menghadirkan dua terduga pelaku SG dan MZ beserta barang bukti (BB) narkoba berupa puluhan ribu butir obat keras berbahaya (Okerbaya), ganja dan juga sabu.

Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara pers release itu dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP. Makung Ismoyo Jatih, dengan didampingi Kasat Resnarkoba yakni AKP. Evan Andias beserta jajaran.

Kejadian bermula 19 Juni 2023 sekira pukul 12.54 WIB, petugas menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait adanya peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya) tepatnya di wilayah Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Alhasil, tim dari Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap dan mengamankan terduga pelaku SG (40) laki-laki warga asal Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Mengejutkan, Ini Barang Bukti Terduga Kurir dan Pengedar Narkoba Digulung Polres Paskot
Dua pelaku kurir dan pengedar, ketika digelandang ke sel tahanan oleh petugas

“Adanya keresahan masyarakat ini, kemudian dilakukan upaya penyelidikan hingga tim melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku atas nama SG di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan”, kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP. Makung Ismoyo Jatih.

Dari tangan pelaku SG (kurir), petugas Satresnarkoba berhasil menyita narkotika golongan II atau Okerbaya sebanyak 20 ribu butir jenis pil kucing (trihexyphenidyl).

Usai melakukan pemeriksaan terhadap pelaku SG, tidak selang lama tim Satresnarkoba didampingi Polsek Nguling kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku lain berinisial MZ di rumahnya Dusun Pesisir, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sekira pukul 15.30 WIB.

Benar saja, dari tangan pelaku MZ (pengedar), petugas juga berhasil menyita sejumlah BB yaitu berupa sabu seberat 0,69 gram, ganja 64,67 gram, pil kucing sebanyak 2.000 butir, pil dextro sebanyak 44.607 butir dan pil dobel L sebanyak 3.400 butir.

“Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap terduga pelaku SG, lalu berkembang kepada terduga pelaku MZ yang berada di Dusun Pesisir, Desa Penunggul, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan”, ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, kini kedua pelaku mendekam di sel tahanan Polres Pasuruan Kota dan terancam dijerat dengan pasal berbeda.

Dimana untuk tersangka SG, dijerat dengan pasal 197 atau 196 Undang-undang No. 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan yaitu maksimal hukuman penjara selama 10 tahun.

Sementara untuk tersangka MZ, dijerat dengan pasal 111 ayat 1 dan 112 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan Pasal 197 atau Pasal 196 UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup.

“Terkait informasi, pengungkapan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota, menjawab dari keresahan masyarakat terkait peredaran gelap narkotika maupun obat keras berbahaya”, pungkas Kapolres.

Dalam pengakuan tersangka MZ, Okerbaya sebanyak itu didapatkannya melalui transaksi di salah satu toko online di Marketplace di Indonesia. Selanjutnya, MZ mengedarkan barang itu ke daerah Probolinggo dan Jember dalam jumlah yang besar.

Adapun Kasat Resnarkoba, juga menjelaskan, “Untuk edarannya, tersangka MZ mengedarkan ke luar daerah dan juga di wilayah lingkup Polres Pasuruan Kota dan peredarannya dalam jumlah yang sangat besar yaitu mencakup wilayah Probolinggo, Jember dan lainnya”, ujar Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Kota, AKP. Evan Andias.

Lebih lanjut, pihak Satresnarkoba Polres Pasuruan masih terus melakukan pendalaman tentunya untuk mengetahui ada dan tidaknya tersangka lain yang terlibat terkait jaringan tersebut. (Eko)