PROBOLINGGO – Pekerjaan proyek perbaikan jalan akses tol di Desa Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, menuai keluhan keras dari warga dan pengguna jalan.
Sudah lebih dari 10 hari, aktivitas perbaikan jalan mandek. Tak ada lagi pekerja maupun alat berat di lokasi. Kondisi ini memunculkan dugaan proyek tersebut ditinggal kabur oleh pihak kontraktor.
Yang tersisa hanyalah material berserakan, lubang menganga, serta jalan yang setengah jadi. Akibatnya, akses warga terganggu dan para pengendara, terutama pelajar serta pengguna sepeda motor, terancam bahaya.
Asyari, warga setempat, menyesalkan sikap tidak bertanggung jawab dari pihak proyek.
“Sudah 10 hari ditinggal. Excavator dibawa, lokasi dibiarkan kosong, sementara material malah menutup akses warga. Sangat merugikan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan pengguna jalan lain yang khawatir dengan kondisi jalan berlubang.
“Kami berharap pihak proyek tidak menutup mata. Jangan hanya memikirkan keuntungan, tapi pikirkan juga keselamatan warga dan pengguna jalan,” ungkap seorang pengendara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak proyek belum memberikan konfirmasi, sementara lokasi masih terbengkalai tanpa aktivitas.