Portal Jateng

Malam Tahun Baru, Gubernur Jateng Tinjau Lokasi Banjir

144
×

Malam Tahun Baru, Gubernur Jateng Tinjau Lokasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Malam Tahun Baru, Gubernur Jateng Tinjau Lokasi Banjir
Ganjar Pranowo meninjau banjir di sejumlah titik di Kota Semarang pada malam tahun baru (Foto : Agus Sutriyanto/Portal Indonesia)

SEMARANGGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melewati malam tahun baru dengan meninjau banjir di sejumlah titik di Kota Semarang, Jumat (31/12) malam.

Ganjar mengatakan, tinjauan banjir dilakukan setelah dirinya mendapat laporan dari warga.

Bergerak sekitar pukul 21.00 WIB, Ganjar langsung menuju titik banjir pertama di Jalan Gajah, Kecamatan Gayamsari. Ganjar sempat berhenti di simpang jalan arteri Soekarno Hatta dan berdialog dengan warga.

“Sini tuh gini pak, air datang dari sana (dari arah Medoho) itu lebih besar nah sini salurannya kurang lancar,” ujar seorang warga kepada Ganjar.

Saat berjalan, Ganjar tampak tertatih. Sejumlah orang lantas menyadari bahwa sandal yang dipakai orang nomor satu itu jebol. Praktis momen tersebut pun memecah tawa, tak terkecuali Ganjar.

“Lho pak gubernur sandalnya jebol,” tutur sejumlah warga.

“Iya iki sandalku keple-keple,” seloroh Ganjar membuat suasana ger-geran.

Beberapa dari warga kemudian mengatakan bahwa banjir juga terjadi di Jalan Tambak Dalam, Sawah Besar. Banjir di sana, menurut warga akibat luapan dari Sungai Kanal Banjir Timur.

Ganjar pun langsung menuju ke titik selanjutnya yakni Rumah Pompa Pasar Waru. Genangan air sepanjang jalan Tambak Dalam itu membuat kendaraan yang melaju harus ekstra hati-hati dan dengan kecepatan rendah.

Meski demikian, tak tampak kepanikan dari warga. Sejumlah warga yang ditemui justru menyambut Ganjar dengan riang. Belasan bocah juga tampak bermain-main.

“Hayo jaga jarak-jaga jarak, nih siapa mau mainan. Jangan berebut ya, satu-satu,” tutur Ganjar menyapa warga dan membagikan mainan ke anak-anak di sana.

Setibanya di Rumah Pompa Pasar Waru, Ganjar langsung turun dan mengecek. Petugas rumah pompa melaporkan dari total enam pompa, hanya lima yang aktif. Hanya tidak dijelaskan kerusakan terjadi berapa lama dan kapan akan diperbaiki.

Ditemui usai tinjauan, Ganjar mengatakan secara umum rumah pompa berfungsi baik. Hanya satu pompa yang tidak berfungsi maksimal.

“Ini memastikan saja bahwa pompanya berjalan, dan ini alhamdulillah berjalan.

Warga bangga mempunyai seorang pemimpin yang bisa langsung hadir di tengah penderitaan warganya.Warga merasa diperhatikan, disuport dan dicarikan solusi agar banjir tersebut cepat segera diatasi. (Agus)