Portal Sultra

Maju di Pilkada Mubar 2024, Darwin: Motivasi Saya adalah Mengatasi Pengangguran

10771
×

Maju di Pilkada Mubar 2024, Darwin: Motivasi Saya adalah Mengatasi Pengangguran

Sebarkan artikel ini
Maju di Pilkada Mubar 2024, Darwin: Motivasi Saya adalah Mengatasi Pengangguran
Acara silahturahmi Darwin di Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep

MUBAR – Bakal Calon (Balon) Bupati Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin mengatakan masalah utama yang dihadapi oleh Mubar saat ini adalah pengangguran.

Menurut Darwin, untuk mengatasi persoalan pengangguran ini harus ada langkah terobosan yakni dengan cara membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Yang menjadi masalah utama kita di Mubar sekarang ini adalah pengangguran. Itu masalah kita yang berat. Kadang-kadang kita sebagai orang tua mau kasih sekolah anak sampai S1 dan S2 dengan harapan setelah anak kita kuliah dia mendapatkan pekerjaan yang layak. Tetapi apa yang terjadi, setelah kembali di Mubar dia jadi pengangguran,” ujar Darwin saat bersilahturahmi dengan masyarakat Kelurahan Waumere, Kecamatan Tikep, Selasa (18/04/2023).

Pria yang biasa disapa DW ini menjelaskan salah satu motivasi mencalonkan diri sebagai bupati pada Pilkada Mubar 2024 mendatang ialah ingin mengentaskan pengangguran yang ada di Bumi Laworo ini.

DW memaparkan langkah dilakukan guna mengatasi pengangguran ini adalah dengan membangun industri.

“Misalnya kita tanam jagung kuning sekian puluh ribu hektar. Setelah panen jagungnya jangan dijual. Tetapi kita buatkan industri pakan ternak. Pakan ternak yang diproduksi jangan dijual diluar. Pakan ternak ini didistribusi kepada teman-teman atau masyarakat yang punya niat beternak. Sehingga yang keluar dari Mubar ini dalam bentuk telur. Itulah konsep pertanian dan peternakan yang terintegrasi,” terangnya.

Kata dia, bila masyarakat terkendala pada minimnya modal usaha maka pemerintah daerah bersedia mencarikan modalnya kepada pinak bank.

“Taruhlah masyarakat butuh modal Rp1 miliar. Maka Pemda akan komunikasi dengan BPD atau BRI. Kalau nilai agunan masyarakat belum mencukupi maka jaminannya adalah Pemda. Jadi kalau masyarakat tak mampu mengembalikan maka pinjaman itu menjadi tanggung jawab Pemda. Setelah itu Pemda juga harus mengawal petani dan peternak ini sampai berhasil. Kemudian terakhir ialah Pemda akan mencarikan pasarnya,” urainya.

Ia mengatakan terobosan seperti itu akan mampu mengatasi pengangguran di daerah ini. Sebab, Mubar ini memiliki sumber daya bagus utamanya disektor pertanian, perikanan dan pengembangan peternakan.

“Saya sudah niatkan, saya kembali di Mubar mudah-mudahan bisa membangun Mubar ini menjadi daerah yang tumbuh, berkembang dan maju, sehingga bisa bersaing dengan daerah lain. Oleh karena itu dukungan dan restu masyarakat sangatlah penting. Bila pada Pilkada Mubar 2024 nanti saya diberikan amanah memimpin Mubar, program yang ada tadi berusaha saya wujudkan,” ucapnya. (La Ode Biku)