Portal DIY

Main di Sungai Oya, Anak 13 Tahun Terpeleset dan Hilang Tenggelam

776
×

Main di Sungai Oya, Anak 13 Tahun Terpeleset dan Hilang Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Main di Sungai Oya, Anak 13 Tahun Terpeleset dan Hilang Tenggelam
Tim SAR gabungan bersiap melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Oya (Ist)

GUNUNGKIDUL – Berniat main bersama enam temannya di Sungai Oya kawasan Sidorejo Kelurahan  Karangtengah Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul-DIY, remaja Muhammad Taufik Ariyanto (13) warga Sidorejo RT 5 RW 5, Karangtengah, Wonosari malah tenggelam di Sungai Oya, Jumat (29/3/2024).

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi, S.E mengatakan pihaknya menerima laporan terjadinya kondisi membahayakan manusia seorang anak tenggelam di Sungai Oya, tepatnya di Sidorejo, Kelurahan   Karangtengah Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul.

Kronologi yang diterimanya, pada Jumat pagi terlihat enam anak bermain di tepi Sungai Oya. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB, salah satu diantaranya terpeleset dan tenggelam di sungai tersebut. Hingga saat ini anak yang malang itu belum ditemukan.

Mendapat laporan musibah tersebut Kantor Basarnas langsung memberangkatkan satu tim rescue dari Pos Basarnas Gunungkidul. Mereka dilengkapi peralatan water rescue.Tim Rescue Pos Basarnas Gunungkidul langsung meluncur ke lokasi kejadian dan sesampainya di sana  berkoordinasi dengan tim SAR gabungan yang sudah berada di lokasi, guna melakukan pencarian.

Operasi hari ini tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1  melaksanakan penyisiran menyusuri sungai dengan perahu karet radius 500 meter dari lokasi kejadian. SRU 2 melaksanakan pencarian visual penyisiran tepian sungai dengan aqua eye/pendeteksi Korban di dalam air sejauh 500 m dari lokasi kejadian.  Sedangkan SRU 3  melaksanakan pemantauan dari udara dengan drone thermal sejauh 500 meter.

Tim SAR Gabungan juga akan melaksanakan body rafting. “Namun untuk body rafting akan melihat situasi di lapangan untuk debit Sungai Oya,” katanya.

Menurutnya tim SAR gabungan yang diterjunkan kurang lebih berjumlah 50 personel dari semua instansi dan organisasi masyarakat.

“Pencarian hari ini akan kami maksimalkan, harapannya cuaca juga mendukung,” harapnya. (bams)