Portal Jatim

LBH CAKRA Situbondo Desak Kejati Jatim Ungkap Kasus Korupsi Program Pamsimas

26
×

LBH CAKRA Situbondo Desak Kejati Jatim Ungkap Kasus Korupsi Program Pamsimas

Sebarkan artikel ini
LBH CAKRA Situbondo Desak Kejati Jatim Ungkap Kasus Korupsi Program Pamsimas

SITUBONDO — Lembaga Bantuan Hukum Cahaya Keadilan Rakyat (LBH CAKRA) Kabupaten Situbondo mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan korupsi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Situbondo.

Lembaga tersebut telah melaporkan dugaan korupsi tersebut ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) pada 26 Juni 2023.

Ketua LBH Cakra Situbondo, Nofika (Opek), mengatakan bahwa mereka telah melaporkan beberapa titik koordinat di Kabupaten Situbondo yang diduga gagal konstruksi program Pamsimas.

Menurut Opek, semua proyek tersebut tidak berjalan dengan baik dan hanya menjadi “museum”.

Opek juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengikuti perkembangan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejati Jatim, namun hingga saat ini belum ada informasi yang jelas mengenai hasil dari pemeriksaan tersebut.

Opek berharap agar Kejati Jatim dapat segera mengumumkan hasil dari pemeriksaan dugaan korupsi program Pamsimas di Kabupaten Situbondo.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan air bersih dan sanitasi yang layak.

Opek berharap bahwa Kejati Jatim akan menangani kasus ini dengan profesional dan mengharapkan adanya sanksi tegas bagi para pelaku korupsi.

LBH CAKRA Kabupaten Situbondo akan terus mendesak agar kasus ini mendapatkan kejelasan, karena selain 11 desa yang telah dilaporkan, masih terdapat beberapa desa lainnya yang akan dilaporkan dengan kasus yang sama dimana program Pamsimas banyak yang tidak dapat dinikmati oleh masyarakat dan terhenti.

LBH CAKRA Situbondo berharap agar Kejati Jatim akan merespon hal ini dengan serius dan profesional.