Portal Jatim

KPU Kabupaten Malang Tetapkan Jumlah DPT, Berikut Jumlah dan Rinciannya

15
×

KPU Kabupaten Malang Tetapkan Jumlah DPT, Berikut Jumlah dan Rinciannya

Sebarkan artikel ini
KPU Kabupaten Malang Tetapkan Jumlah DPT, Berikut Jumlah dan Rinciannya
Kantor KPU Kabupaten Malang.

MALANG – Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 di Kabupaten Malang, telah ditetapkan KPU Kabupaten Malang.

Hal itu diketahui setelah Komisioner KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya Mahardika menyampaikan kepada wartawan terkait hasil sidang pleno penetapan jumlah DPT Pemilu 2024 yang dilaksanakan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang, Rabu (21/6/2023).

Scroll kebawah untuk lihat konten

“Hasil sidang pleno menetapkan jumlah DPT Pemilu 2024 di Kabupaten Malang sebanyak 2.054.178 pemilih,” kata Marhaendra, Kamis (22/6/2023)

Sebelum penetapan jumlah DPT, jumlah DPS di Kabupaten Malang per 10 April 2023 sebanyak 2.065.367 pemilih. Namun setelah dilakukan proses verifikasi, pada DPS itu ada data pemilih ganda dan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Setelah dilakukan proses verifikasi, ditemukan adanya pemilih ganda dan TMS. Sehingga kemudian ditetapkan DPT sebanyak 2.054.178 pemilih itu,” ungkap Marhaendra.

Sebanyak 2.054.178 pemilih ini jika dirinci sesuai jenis kelamin terbagi dua, yakni pria dan wanita.

“Pria sebanyak 1.036.249 pemilih dan wanita sebanyak 1.027.929 pemilih,” ungkap Marhaendta

Jumlah DPT itu tersebar di 390 desa dan kelurahan yang ada di 33 kecamatan se-Kabupaten Malang. “Kalau jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejumlah 7.761,” urai Marhaendta.

Selain itu, kemungkinan akan ada tambahan dari daftar pemilih khusus dan pemilih baru yang sudah berusia 17 tahun.

Oleh karenanya, KPU Kabupaten Malang masih membuka kemungkinan tambahan dari daftar pemilih khusus, seperti pensiunan TNI-Polri, dan pemilih baru yang sudah berusia 17 tahun.

“Ketika mereka sudah pensiun dan kembali menjadi warga sipil, bisa masuk daftar pemilih khusus. Kemudian E-KTP bagi yang saat ini belum berusia 17 tahun, namun ketika pelaksanaan Pemilu sudah berumur 17 tahun ini masuk pemilih baru,” tutupnya.(*)