Korupsi Dana Desa Tahun 2021, Kades Purun Timur Ditangkap di Sebane

waktu baca 3 menit
Kamis, 24 Nov 2022 19:29 0 116 Redaksi

PALI, SUMSEL — Setelah menjalani rangkaian proses dan pemeriksaan yang panjang mencapai dalam kurun waktu tahunan,dan sempat membuat keraguan tentang kinerja Kepolisian Polres Pali atas tindaklanjut berbagai Laporan masyarakat mengenai dugaan telah terjadi penggelapan Dana Desa oleh Oknum Kepala Desa Purun Timur kecamatan Penukal,Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan,berinisial AL (42) akhirnya digelandang Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres PALI diback up juga oleh Tim Opsnal Satreskrim Unit Pidana Umum, Satnarkoba dan Satuan intelkam pada Rabu (23/11/2022) sore,sekira pukul 18.00 WIB.

Ditangkapnya kepala Desa Purun Timur ini, atas dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Purun Timur, tahun 2021, yang merugikan negara sebesar Rp. 548.526.273, (Lima Ratus Empat Puluh Delapan Juta, Lima Ratus Dua Puluh Enam Ribu, Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Rupiah).

Kapolres PALI Efrannedy, S.I.K.M.A.P menjelaskan, ditangkapnya pelaku ini atas dasar laporan Polisi : Nomor: LP/ A-81/VIII/2022/SUMSEL/Res Pali, Tgl 16 Agustus 2022.

” Berdasarkan hasil expose di inspektorat tanggal 7 November 2022, ditemukan indikasi kerugian negara yang dilakukan oleh Kades Purun Timur Saudara AL sebesar Rp. 548.526.273,” kata Kapolres PALI pada Rabu malam (23/11/2022) sekira pukul 20.30 WIB,diruang Vidcon Lantai Dua Mapolres PALI, dihadapan berbagai awak media.

Dia menjelaskan,dalam kasus tersebut pihak Polres PALI telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 64 Orang dan Penyitaan dokumen terkait pengelolaan keuangan Desa Purun Timur tahun 2021.

Dikatakan Kapolres, selain itu pihaknya telah melakukan pemeriksaan fisik pekerjaan dan pemeriksaan Ahli Kontruksi dari Perkindo Provinsi Sumatera Selatan.

”Kita telah melakukan pemeriksaan Ahli dari Dirjen Pemdes Kemendagri, dan dilakukan permintaan PKKN kepada Inspektorat Kabupaten PALI,”ujar mantan Kapolres Mura,yang pernah juga memecahkan record mengungkap kasus yang sama di desa Sukowati Mura,2 tahun yang lalu.

Ia juga menambahkan,bahwa pihaknya telah melaksanakan koordinasi dengan JPU,serta telah dilakukan gelar perkara penetapan tersangka.

“Selama tahun anggaran 2021,Desa Purun Timur Kecamatan Penukal kabupaten PALI telah mendapatkan Dana Desa sebesar Rp. 920.904.000,- yang bersumber dari APBN dan Alokasi Dana desa sebesar Rp. 1.101.784.767,- yang bersumber dari APBD.” imbuhnya.

Namun menurutnya,terduga tersangka AL (42) ini tidak melaksanakan pembangunan Desa dengan sebenarnya,dan Tersangka selaku kepala Desa telah melakukan pembelanjaan yang diduga fiktif dan tidak dilengkapi dengan bukti pendukung lainnya,serta tidak dilakukan pemungutan dan pemotongan dan pembayaran pajak pada belanja atas kegiatan tersebut,terdapat kelebihan membayar atas kekurangan volume pekerjaan pada kegiatan pembangunan tahun 2021.

Sehingga kata Kapolres, terduga tersangka ini telah melakukan perbuatan melawan hukum dan memperkaya diri sendiri dengan menggunakan dana desa/alokasi Dana Desa tahun 2021.

”Dari kejadian tersebut,Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp. 548.526.273,- (Lima ratus empat puluh delapan juta lima ratus dua puluh enam ribu dua ratus tujuh puluh tiga rupiah),”ungkap Kapolres.

Kasat Reskrim Polres PALI, AKP Marwan, S.H.,M.H, menambahkan, bahwa ditangkapnya pelaku ini ketika sedang berada di jalan Sebane, tepatnya di simpang PT. EPI, lalu dibawa ke SatReskrim Polres PALI guna dilakukan pemeriksa lebih lanjut.

”Berdasarkan informasi,terduga tersangka ini sedang berada di Sebane,dan kita bersama anggota langsung menuju TKP untuk melakukan penangkapan, selanjutnya kita bawa ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Pungkasnya.(*/Hadi ST)

Redaksi

Media Siber Nasional Portal Indonesia yang menyajikan Berita Terkini dengan slogal Mengupas Berita Seputar Fakta

IKLAN MUBAR

IKLAN SITUBONDO

IKLAN KPU MUBAR

IKLAN KOTA PASURUAN

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN DPRD SIDOARJO

IKLAN PDAM SIDOARJO

IKLAN PASURUAN

IKLAN DPRD MUBAR

error: