Portal Jatim

Komisi IV DPR RI Berkunjung ke PT. SABIM Pasuruan, Berharap Ekspor SBW Terus Dikembangkan

35
×

Komisi IV DPR RI Berkunjung ke PT. SABIM Pasuruan, Berharap Ekspor SBW Terus Dikembangkan

Sebarkan artikel ini
Komisi IV DPR RI Berkunjung ke PT. SABIM Pasuruan, Berharap Ekspor SBW Terus Dikembangkan
Pendiri PT. SABIM, Mike Adam saat memberikan cindera mata kepada Wakil Ketua Komis IV DPR RI Dr. Anggia Erma Rini

PASURUAN — Dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker), Komisi IV DPR RI bersama rombongan dari beberapa instansi Pemerintah Pusat dan Provinsi Jatim bertandang ke PT. Sumber Alam Borneo Indonesia Makmur (SABIM) di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Kamis (11/5) pagi.

Tentunya kedatangan Komisi IV bersama rombongan, disambut hangat oleh pihak PT. SABIM bersama pejabat Pemerintah dan jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yaitu Dr. Anggia Erma Rini, M.K.M mengucapkan permohonan maaf sekaligus kedepan siap membantu khususnya kepada para pelaku industri SBW untuk bisa lebih berkembang.

“Pertama syukur alhamdulillah, karena ini masih Syawal jadi mohon maaf lahir dan batin kami semua dari komisi empat. Termasuk mohon maaf pula, apabila kami belum maksimal membantu para teman-teman industri sarang walet dan mari kita diskusi kira-kira apa yang bisa kita lakukan”, ujar Dr. Anggia Erma Rini, dari fraksi PKB.

Diketahui, bahwa PT. SABIM sendiri mulai beroperasi atau start industri Sarang Burung Walet (SBW) pada tahun 2020 hingga saat ini menjadi perusahaan sukses dan berkembang menembus pasar internasional.

Dan sebelum menjadi PT. SABIM, di tahun 2005 silam merintis sebagai trading bahan/raw SBW berlanjut tahun 2010 bergelut di dunia usaha pencucian skala rumahan (UMKM) dan hingga saat ini menjadi perusahaan pengekspor ke sejumlah negara.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yaitu Dr. Anggia Erma Rini, M.K.M mengucapkan permohonan maaf sekaligus kedepan siap membantu khususnya kepada para pelaku industri SBW untuk bisa lebih berkembang.

“Kehadiran kita semua ini, bagaimana caranya industri sarang walet yang hanya di beberapa negara saja termasuk di Indonesia ini menjadi lebih besar dan berkembang lagi. Kita akan memberikan kontribusi terbaik, karena di komisi kami selalu bicara tentang itu (industri SBW)”, imbuhnya.

Selain melakukan kunjungan kerjanya ke PT. SABIM di Pasuruan, selanjutnya Komisi IV DPR RI akan berlanjut ke daerah-daerah lain namun dengan tema yang berbeda.

Lebih lanjut Dr. Anggia menjelaskan, “Tidak banyak negara lain yang mampu dan bisa memproduksi sarang burung walet ini, dan ketika kita punya kesempatan serta potensi tentu harus kita maksimalkan karena ini sangat langkah. Kalau bisa sarang burung walet ini bisa menjadi komoditas ekspor utama negara kita”, pungkasnya.

Menurutnya, sarang burung walet merupakan jenis komoditas langkah yang banyak diminati dan ditunggu oleh negara-negara besar maju lain terutama di pasar internasional seperti Amerika, Hongkong dan Vietnam.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Mukhammad Thohir, S.T selaku Chief Operational Officer (COO) Mukhammad Thohir, S.T. mewakili Mike Adam sebagai pendiri PT. SABIM Pasuruan.

“Kita sudah ekspor ke negara-negara lain seperti Hongkong, Amerika, Vietnam dan tujuan kita selanjutnya kita mau masuk (ekspor) ke China termasuk Australia. Semoga lolos proses auditnya”, kata Mukhammad Thohir, saat dikonfirmasi langsung oleh media portal-indonesia.com.

Dengan adanya Kunker yang dilakukan oleh Komisi IV DPR RI ke perusahaan PT. SABIM, Mukhammad Thohir berharap bisa membantu sekaligus memperlancar semua proses yang ada salah satunya seperti yang berlaku di negara China.

“Dengan Kunker ini otomatis perhatian bagaimana negara bisa memperlancar proses audit. Kita sudah komplit persyaratan, semoga bisa di ACC karena di China sendiri menginginkan produk higienis. Bahkan ketelusuran mulai dari bahan baku hingga proses barang jadi harus jelas, dan itu harus pakai barcord”, ujarnya, sembari ngobrol santai bersama Mike Adam. (Eko/Ghana)