Komisi III DPRD Situbondo Sidak Pelabuhan Jangkar, H. Badri : Harus Berdampak terhadap PAD

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Sep 2022 09:38 0 6 Redaksi

SITUBONDO – Untuk mengetahui potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Situbondo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pelabuhan Jangkar, Selasa (27/9/2022).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan pelebaran jalan yang menuju ke Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. “Keberadaan Pelabuhan Jangkar harus berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Situbondo,” jelas Anggota Komisi III DPRD Situbondo, Mukhammad Badri.

Lebih lanjut, Mukhammad Badri mengatakan, prospek dari pelabuhan ini harus bertaraf nasional. Sebab, pelabuhan yang akan melayani rute pelayaran Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Lembar Nusa Tenggara Timur ini diharapkan dapat meningkatkan PAD Situbondo.

Mukhammad Badri menambahkan, potensi PAD Situbondo dari Pelabuhan Jangkar berasal dari pajak air bawah tanah, retribusi, parkir dan karcis masuk pelabuhan. “Kami turun ke Pelabuhan Jangkar agar mengetahui secara pasti potensi-potensi meningkatkan PAD dari Pelabuhan Jangkar,” tuturnya.

Tak hanya itu saja yang disampaikan Anggota Komisi III DPRD Situbondo, Mukhammad Badri. Namun, dia juga menjelaskan bahwa, saat ini Pelabuhan Jangkar sudah siap melayani rute pelayaran jarak jauh. “Dermaganya sudah ready, tinggal menambah fasilitas akses jalan menuju Pelabuhan Jangkar harus mendukung,” ujar anggota Dewan yang akrab dipanggil H. Badri asal Desa Suboh ini.

Dengan peningkatan fasilitas, kata Mukhammad Badri, pihaknya sangat optimis akan ada meningkatkan PAD dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar Pelabuhan Jangkar tersebut. “Kami yakin dengan adanya peningkatan fasilitas Pelabuhan Jangkar, maka akan berdampak pada peningkatan PAD dan nilai perekonomian masyarakat setempat akan juga ikut meningkat,” pungkasnya.

Komisi III DPRD Situbondo Sidak Pelabuhan Jangkar, H. Badri : Harus Berdampak terhadap PAD

Komisi III DPRD Situbondo ketika Sidak Pelabuhan Jangkar (FT/Vian)

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Permukiman dan Perumahan (DPUPP) Kabupaten Situbondo, Gatot Siswoyo menjelaskan, panjang jalan yang menuju ke Pelabuhan Jangkar itu sekitar tiga kilometer. “Dari pertigaan lampu merah jalan Pantura Situbondo hingga ke Gapura Pelabuhan Jangkar, jaraknya sepanjang 3 kilometer. Sedangkan, jalan yang baru dilebarkan sepanjang 900 meter, “ujarnya.

Sisanya pelebaran jalan yang belum dikerjakan, sambung Gatot, ada sekitar 2,1 kilometer. “Untuk pelebaran jalan sepanjang 3 kilo meter ini, kira-kira membutuhkan anggaran kurang lebih 30 miliar rupiah,”pungkas Gatot. (vian/kim)

Redaksi

Media Siber Nasional Portal Indonesia yang menyajikan Berita Terkini dengan slogal Mengupas Berita Seputar Fakta

IKLAN MUBAR

IKLAN SITUBONDO

IKLAN KPU MUBAR

IKLAN KOTA PASURUAN

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN BONDOWOSO

IKLAN DPRD SIDOARJO

IKLAN PDAM SIDOARJO

IKLAN PASURUAN

IKLAN DPRD MUBAR

error: