Kalau yang dicari cuma urutan akhir Grup F Piala Dunia 2026, jawabannya sederhana: Belanda finis pertama dengan 7 poin, Jepang kedua dengan 5 poin, Swedia ketiga dengan 4 poin, dan Tunisia terakhir tanpa poin. Sampai 30 Juni 2026, susunan ini tetap final karena seluruh laga fase grup sudah selesai.
Dua laga penutup langsung mengunci tabel. Belanda menutup grup lewat kemenangan 3-1 atas Tunisia, sedangkan Jepang bermain 1-1 melawan Swedia. Hasil itu cukup untuk mengirim Belanda dan Jepang lolos langsung, lalu Swedia tetap ikut bergerak ke babak 32 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Untuk pembaca yang ingin melihat konteks grup lain, kami juga menyiapkan update Piala Dunia yang merangkum perubahan tabel di seluruh turnamen.
Klasemen akhir Grup F Piala Dunia 2026
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Belanda | 3 | 2 | 1 | 0 | 10-4 | +6 | 7 |
| 2 | Jepang | 3 | 1 | 2 | 0 | 7-3 | +4 | 5 |
| 3 | Swedia | 3 | 1 | 1 | 1 | 7-7 | 0 | 4 |
| 4 | Tunisia | 3 | 0 | 0 | 3 | 2-12 | -10 | 0 |
Tabel ini memperlihatkan kenapa Belanda nyaman di atas. Mereka paling tajam dengan 10 gol, tetap stabil di tiga laga, lalu menutup fase grup tanpa kalah. Jepang juga tidak tumbang, tetapi dua hasil seri membuat mereka finis satu tingkat di bawah Belanda. Swedia selamat karena empat poin masih cukup untuk menjaga jalur lolos, sedangkan Tunisia pulang tanpa angka.
Hasil matchday terakhir yang mengunci urutan
Belanda tidak membuang peluang saat menghadapi Tunisia. Mereka menang 3-1 dan memastikan posisi pertama. Di laga lain, Jepang sempat unggul lebih dulu sebelum Swedia membalas dan laga berakhir 1-1. Begitu dua skor itu masuk, urutan Grup F selesai tanpa perlu hitung-hitungan lain.
Kalau Anda ingin membaca peta persaingan fase grup secara lebih lebar, halaman klasemen grup masih relevan sebagai pembanding. Namun untuk Grup F sendiri, angka finalnya sudah terkunci seperti tabel di atas.
Kenapa Belanda juara grup dan Jepang tetap aman
Belanda unggul karena mengumpulkan dua kemenangan dan satu hasil seri. Jepang memang juga tidak kalah, tetapi hanya meraih satu kemenangan. Di turnamen singkat seperti ini, satu hasil seri tambahan sudah cukup membuat urutan berubah.
Jepang tetap lolos dengan aman berkat 5 poin dan selisih gol +4. Swedia finis di posisi ketiga dengan 4 poin. Dalam format 48 tim, angka itu masih cukup untuk membawa mereka ke babak 32 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Jadi Grup F akhirnya mengirim tiga wakil sekaligus ke fase gugur.
Lawan di babak 32 besar
Rujukan bagan resmi FIFA menempatkan Belanda sebagai lawan Maroko di babak 32 besar, sedangkan Jepang bertemu Brasil. Swedia masuk fase gugur dari jalur peringkat ketiga terbaik dan menunggu penempatan akhir pada bagan yang sama. Untuk tabel dan bagan resmi, pembaca bisa memantau standings FIFA.
Jadi, inti Grup F tidak rumit lagi. Belanda paling stabil, Jepang cukup rapi untuk menjaga posisi kedua, dan Swedia lolos lewat jalur yang masih terbuka bagi peringkat ketiga terbaik. Tunisia menjadi satu-satunya tim yang benar-benar habis di grup ini.












