Portal Jatim

Kisah Mistis Soni Anak Taman Kursi yang Sempat Hilang Selama 2 Hari dan Ditemukan di Bawah Tebing 

28
×

Kisah Mistis Soni Anak Taman Kursi yang Sempat Hilang Selama 2 Hari dan Ditemukan di Bawah Tebing 

Sebarkan artikel ini
Kisah Mistis Soni Anak Taman Kursi yang Sempat Hilang Selama 2 Hari dan Ditemukan di Bawah Tebing 
Soni Aditia, saat berada di rumah Kepala Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

SITUBONDO – Pengalaman mistis telah dikisahkan banyak orang yang pernah mengalaminya. Pengalaman mistis kali ini dialami Soni Aditia, warga Dusun Lembenah RT 01 RW 03 Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sabtu (29/4/2923)

Anak yang sempat hilang selama 2 hari itu menceritakan apa yang dia lihat dan rasakan sebelum ditemukan oleh warga di bawah tebing dekat sumber mata air yang berjarak ± 5 km dari rumah Kepala Desa Taman Kursi.

Sebelum dinyatakan hilang, Soni diajak temannya yang bernama Hasan untuk ikut membantu memanen padi di sawah milik Bu Sis.

Pada Kamis (27 April 2023) pagi, Soni berangkat ke rumah Hasan tanpa pamitan kepada orang tuanya.

Selanjutnya, Soni bersama Hasan, Pak Hasan dan Bu Hasan berangkat menuju sawah milik Bu Sis.

Sebelum tiba di sawah Bu Sis atau tepatnya berada di ladangnya Pak Sulis, Soni yang terlihat lelah dan mengantuk disuruh pulang duluan oleh Hasan karena saat itu Hasan merasa khawatir terhadap kondisi fisik Soni.

Soni yang saat itu akan pulang sempat menitipkan HP miliknya kepada Hasan dan mengatakan akan pulang sendirian dan tidak usah diantar.

Kemudian, Hasan bersama Pak Hasan dan Bu Hasan berpisah dengan Soni untuk melanjutkan perjalanan menuju sawahnya Bu Sis.

Setelah berpisah dengan Hasan, Pak Hasan dan Bu Hasan, Soni yang saat itu masih berada di ladangnya Pak Sulis terlihat oleh Pak Kus dan Bu Kus.

Pak Kus dan Bu Kus melihat Soni berada di ladang milik Pak Sulis sekira pukul 08.00 WIB. Soni saat itu terlihat sedang sendirian duduk di tepi ladang Pak Sulis. Sementara jaket warna Abu-abu serta topi milik Soni terlihat berada tidak jauh dengan tempat dimana Soni duduk-duduk di sekitar ladang tersebut.

Lalu Pak Kus dan Bu Kus menyapa Soni. Namun Soni diam tidak menjawabnya. Kemudian Pak Kus dan Bu Kus pergi meninggalkan area tersebut.

Satu jam kemudian, yakni sekira pukul 09.00 WIB, Soni terlihat oleh Taufik sedang berjalan kaki di perkampungan sebelah Selatan rumah Kades Taman Kursi. Ketika disapa/ditanya oleh Taufik, Soni tidak menjawabnya.

Hingga siang hari, ternyata Soni belum pulang ke rumahnya. Sehingga orangtua dan keluarganya mencari informasi tentang keberadaan Soni.

Tidak ada kunjung kabar mengenai keberadaan Soni, akhirnya pihak keluarga Soni memberitahu kepada perangkat desa setempat.

Selanjutnya pihak perangkat desa bersama warga setempat melakukan pencarian dan penelusuran terhadap Soni, baik di TKP, yaitu di sawah milik warga yang berada di Dusun Pandu Desa Taman Kursi, sekitaran jurang dan sekitarnya.

Setelah pencarian dan penelusuruan awal tidak membuahkan hasil, lalu pihak keluarga dan Pemdes Taman Kursi melaporkan perihal hilangnya Soni Aditia kepada Polsek Sumbermalang, Koramil Sumbermalang, BPBD Situbondo, Tagana Situbondo dan Basarnas Pos SAR Jember untuk membantu melakukan pencarian dan pertolongan terhadap Soni.

Mendapati laporan tersebut, tim bersama relawan, perangkat desa, dan warga setempat melakukan pencarian.

Dari hasil pencarian selama beberapa hari hingga Jumat (28/4) sore, Soni masih belum berhasil ditemukan.

Ketika tim bersama relawan dengan dibantu warga setempat akan melanjutkan pencarian pada Sabtu (29/4) pagi, tiba-tiba mendapat kabar bahwa Soni telah ditemukan dengan tidak sengaja oleh dua orang warga setempat bernama Pak Tomar dan Pak Misnail di bawah tebing dekat sumber mata air yang berjarak ± 5 km dari rumah Kepala Desa Taman Kursi.

Saat itu, Pak Tomar dan Pak Misnail hendak pergi ke sawah yang terletak di lahan kontrak dalam kawasan hutan dengan jarak tempuh sekira 1 jam (jalan kaki) dari Desa Taman Kursi.

Tiba-tiba Pak Tomar dan Pak Misnail dari kejauhan melihat Soni dalam posisi berdiri tanpa menggunakan baju dan hanya menggunakan celana panjang warna hitam, melambaikan tangan kepada Pak Tomar dan Pak Misnail.

Kemudian Pak Tomar dan Pak Misnail segera berjalan cepat menghampiri Soni.

Setibanya di dekat Soni yang sedang duduk-duduk dekat sumber mata air, Pak Tomar dan Pak Misnail melihat Soni dalam kondisi lemas dan pucat.

Melihat kondisi Soni yang lemas dan pucat, Pak Tomar dan Pak Misnail langsung memberi jaket dan menggendong Soni untuk dibawa pulang.

Dalam perjalanan pulang itu, Soni mengaku melihat dan merasakan sejumlah kejanggalan.

Soni menceritakan bahwa dirinya dibawa oleh seseorang berbadan tinggi besar berambut panjang yang tidak kenal namun tidak ingat ke wajahnya, dan selama hilang tersebut diberi makan di sebuah rumah besar dan tinggi serta diingatkan untuk melaksanakan sholat. Namun Soni mengatakan tidak tahu dimana tempatnya dan setelah itu tidak ingat lagi.

Setelah tiba di perkampungan, Soni dibawa oleh Pak Tomat dan Pak Misnail ke rumah Kepala Desa Taman Kursi dahulu karena jaraknya lebih dekat.

Kisah Mistis Soni Anak Taman Kursi yang Sempat Hilang Selama 2 Hari dan Ditemukan di Bawah Tebing 
Soni Aditia, saat berada di rumah Kepala Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Ketiga orang orang itu (Pak Tomar, Pak Misnail dan Soni) tiba di rumah Kepala Desa Taman Kursi sekira pukul 06.30 WIB.

Melihat kondisinya lemas dan pucat, Soni diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Sumbermalang yang saat itu berada di rumah Kepala Desa Taman Kursi.

Kisah Mistis Soni Anak Taman Kursi yang Sempat Hilang Selama 2 Hari dan Ditemukan di Bawah Tebing 
Soni Aditia, saat berada di Puskesmas Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Kemudian sekira pukul 09.30 WIB, Soni dibawa ke Puskesmas Sumbermalang dengan menggunakan ambulans dari Puskesmas Sumbermalang untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.(Kim)