SIDOARJO — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Indah Iriani dari Perkumpulan Waktu Indonesia Bergerak (WIB) Sidoarjo untuk periode 2024-2029 resmi dilantik pada Selasa (05/02/2024) di Hotel Fave Kabupaten Sidoarjo.

Pada kesempatan tersebut, Indah Iriani yang dilantik sebagai Ketua DPD WIB Sidoarjo menyampaikan, “Alhamdulillah kita harus bergerak sesuai dengan arahan Ketua Umum, kita harus menjadikan Sidoarjo sebagai kota yang bersih dan membantu teman-teman UMKM serta mengangkat warga Sidoarjo yang kurang mampu akan kita bantu.”

Sebagai Ketua DPD, harapan saya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo, khususnya warga binaan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar dapat bekerja sama dan bersinergi bersama,” jelasnya.

“Saat awal pergerakan kami di awal Bulan Ramadhan, insya Allah mungkin kita akan bekerja sama dengan UMKM Sidoarjo untuk fokus pada acara Bazar Ramadhan,” tambahnya.

Indah juga menekankan bahwa mereka akan melakukan kontrol sosial untuk menjaga agar Sidoarjo terbebas dari tindakan kotor atau korupsi yang tidak bertanggung jawab.

“Intinya, saya juga akan terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi untuk membantu masyarakat di daerah bawah agar bisa melihat langsung apa yang menjadi keluhan serta harapan warga,” ujarnya.

Ketua Umum LSM Waktu Indonesia Bergerak (WIB) menyatakan, “Kegiatan hari ini dilakukan dalam rangka pelantikan Ketua DPD WIB Kabupaten Sidoarjo.

Saya akan menyampaikan visi-misi Waktu Indonesia Bergerak, langkah-langkah, dan kinerja yang akan kita lakukan di Sidoarjo agar memberikan informasi kepada masyarakat Sidoarjo. Dengan kehadiran WIB yang berkolaborasi dengan perusahaan SES Group, yang mengelola lima holding dibawahnya, akan tercipta kolaborasi luar biasa antara LSM atau WIB, serta bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan di kota ini dan mengurangi pengangguran, secara khusus bagaimana ke depan organisasi ini dapat benar-benar memberdayakan untuk menciptakan lapangan kerja.”

“Di pekan depan, kita akan menyelenggarakan demonstrasi agar Komisi Pemberantasan Korupsi tidak tebang pilih, dan memberikan dukungan pada KPK untuk segera bertindak mengapa Bupati Mudhor tidak segera dieksekusi, mengapa hanya kepala dinas dan kepala bagian saja,” katanya.

“Kami berharap kepada KPK, selaku lembaga penyidik dan pemberantasan korupsi, untuk segera memeriksa dan menangkap Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, jika indikasi-indikasi korupsi sudah ditemukan serta terbukti. Lakukan penangkapan tanpa tebang pilih.”

“Kontrol sosial akan tetap kita lakukan, Waktu Indonesia Bergerak berkomitmen di segala bidang terutama dalam pemberantasan korupsi karena tidak ada pelaku yang boleh lepas dari hukuman,” tutupnya.