Keterkaitan Bendera NU Dibawa ke PTUN Semarang, Ini Kata Ketua PCNU Purworejo

Keterkaitan Bendera NU Dibawa ke PTUN Semarang, Ini Kata Ketua PCNU Purworejo
Bendera NU yang dibawa saat berlangsungnya sidang PTUN di Semarang (Dok)

PURWOREJO – Dalam gugatan yang di lakukan oleh Gempa Dewa terkait permasalah tanah quary di Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang di Jalan Abdulrahman Soleh Nomor 89 Semarang pada hari Selasa (16 /8/2021) kemarin memberi sorotan ke seluruh umat muslim terutama organisasi Nahdhatul Ulama.

Pasalnya, ada atribut bendera berlambangkan organisasi NU yang dibawa oleh masyarakat yang ikut dalam proses persidangan kemarin.

Saat di konfirmasi Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Purworejo KH.Drs Farid Solihin M.SPd, merasa kaget dengan ada atribut yang di bawa teman – teman Wadas di PTUN Semarang.

“Saya sangat menyanyangkan atribut di pakai yang bukan kegiatan NU seperti yang di lakukan oleh teman-teman Wadas itu” ucapnya.

Biar tidak salah paham, pihaknya sudah koordinasi dengan PWNU (Povinsi) dan pesan dari PWNU agar di selesaikan dengan baik, agar secara intern maupun extern supaya bisa memahami organisasi NU.

“Jadi NU tidak dibawa kepentingan kepentingan tertentu itu pesan PWNU,” imbuhnya

Farid menegaskan bahwa pihaknya tidak memihak ke siapapun dan dalam hal ini berbicara koridor organisasi.

Menurutnya itu bukan kepentingan organisasi dan penggunaan atribut juga ada aturanya tidak semua even kegiatan bisa menggunakan atribut baik itu bendera maupun pakaian dan sebagainya.

“Jadi dalam menggunakan atribut ada aturan organisasi agar tidak disalahkan dan tidak disalah gunakan oleh siapapun ,dengan permasalahan ini kami sudah laporkan ke NU provinsi,” ucapnya lagi.

“Saya tegaskan bahwa PCNU tidak ada kepemihakan ke siapapun dan kita melarang keras bendera dibawa selain acara NU dan dari organisasi sekali lagi, kalau memakai atribut tersebut juga ada aturanya,” pungkasnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

error: