Berita

Keributan Berujung Pemukulan, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

×

Keributan Berujung Pemukulan, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG — Kasus penganiayaan yang menimpa Muhammad Luthfi Hadhyan kini menjadi perhatian setelah terlapor, PD Bin Chairudin Adil (37), menyerahkan diri ke Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum pada Jumat, 13 Desember 2024.

Peristiwa ini berawal dari konflik pribadi yang memanas di Brasserie Kafe, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, pada Selasa, 10 Desember 2024, sekitar pukul 16.40 WIB.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika korban bersama saksi bertemu di lantai dua kafe untuk mendiskusikan jadwal piket yang dianggap memberatkan seorang rekan. Saat pembicaraan berlangsung, PD yang telah hidup bersama dengan salah satu pihak selama 20 tahun merasa tidak senang dengan sikap korban. Awalnya, PD hanya melontarkan intimidasi dengan dorongan bahu dan gestur mengancam. Namun, situasi memuncak ketika PD memukul wajah korban secara membabi buta, menyerang kepala, pipi, hingga mencakar lehernya.

Saksi yang mencoba melerai kejadian itu tidak mampu mencegah pelaku yang terus meluapkan emosinya. Akibat penganiayaan tersebut, korban segera melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Sumsel dengan Laporan Polisi: LP/B/1399/XII/2024/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN, tertanggal 10 Desember 2024.

Barang Bukti dan Tindakan Hukum

Dalam penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

1. Flashdisk berwarna merah hitam merek Sandisk berisi rekaman CCTV.

2. Surat keterangan hasil visum et repertum.

3. Pakaian pelaku berupa baju merah bertuliskan “B.BOOGIE” dan celana jeans biru gelap.

4. Pakaian korban yang dikenakan saat penganiayaan.

Pada Jumat, 13 Desember 2024, sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku menyerahkan diri ke Unit 5 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum. Dalam pengakuannya, pelaku membenarkan seluruh peristiwa yang terjadi. Polisi pun langsung membawa pelaku dan barang bukti ke Ditreskrimum untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku dijerat dengan Pasal 351 Ayat 2 KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan luka berat. Ancaman hukuman bagi pelaku adalah pidana penjara maksimal lima tahun.

Kini, pihak kepolisian sedang memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran penting agar penyelesaian konflik dilakukan dengan cara yang damai dan bermartabat.

Kiblat Bola
Jay Idzes saat membela Go Ahead Eagles
Berita

Jay Idzes masuk skuad Sassuolo menjelang FIFA Matchday November, sebuah kabar yang membuat pilihan di lini belakang Timnas Indonesia tetap terbuka. Statusnya di klub penting karena program tim nasional selalu bergantung pada kebugaran dan menit bermain pemain yang dipanggil.

Garudayaksa vs Persib: Adam Alis Menyelesaikan Drama Pakansari — PERSIB forward Mariano Peralta celebrates after scoring against Garudayaksa.
Berita

Persib tekan Persija di puncak klasemen Super League 2026/2027 dari jarak dua poin setelah delapan pertandingan. Persija mengoleksi 18 poin, sedangkan Persib berada pada 16 poin. Laga tandang ke Java United pada 8 November menjadi kesempatan menjaga tekanan tanpa perlu membuat perhitungan terlalu jauh.

PSIM vs Borneo FC
Berita

Borneo FC vs PSM Makassar pada 7 November di Stadion Segiri menjadi laga yang penting bagi dua tim dengan sembilan poin. Borneo baru memainkan tujuh pertandingan dan berada di posisi ke-12, sedangkan PSM sudah menjalani delapan laga di peringkat ke-13. Tuan rumah punya peluang memperbaiki posisi sekaligus menjawab masalah konsistensi.

jadwal bola malam ini Persebaya vs Persijap
Berita

Persija vs Persebaya pada Sabtu, 7 November pukul 19.00 WIB mempertemukan pemuncak klasemen dengan tim peringkat ketujuh. Persija membawa 18 poin dari delapan laga, sedangkan Persebaya mengumpulkan 13 poin. Laga di Jakarta International Stadium akan menguji kemampuan tuan rumah menjaga puncak dan ambisi tamu memangkas jarak.

Persib Bandung menang 2-0 atas Melbourne Victory
Berita

Java United vs Persib pada Minggu, 8 November pukul 19.00 WIB memberi Persib kesempatan menekan papan atas Super League 2026/2027. Persib berada di peringkat keempat dengan 16 poin, sedangkan Java United di posisi kesembilan dengan 10 poin. Perbedaan angka tidak membuat laga di Jatidiri menjadi sederhana.