Pendidikan

Kemenag Buka Beasiswa 1000 Santri Berprestasi, Alokasikan Dana Rp 80 Miliar

22
×

Kemenag Buka Beasiswa 1000 Santri Berprestasi, Alokasikan Dana Rp 80 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kemenag Buka Beasiswa 1000 Santri Berprestasi, Alokasikan Dana Rp 80 Miliar

JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2023. Beasiswa ini membuka kesempatan bagi 1.000 mahasiswa berprestasi.

Menurut rilis lama Kemenag, Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, alokasi dana untuk PBSB sebesar Rp 80 miliar.

Scroll kebawah untuk lihat konten

Anggaran tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk membiayai program beasiswa sarjana atau non-gelar bagi pesantren. Pendidikan yang dapat ditempuh mulai dari jenjang S1, S2, dan S3 di dalam dan luar negeri.

“Inilah kerjasama yang diperlukan dalam rangka penguatan skema penggunaan wakaf pesantren dengan peningkatan SDM pesantren. Insya Allah tahun ini akan dikucurkan dana wakaf pesantren sebesar 80 Milyar untuk 1.000 Santri penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi,” kata Ali seperti dikutip dari laman Kemenag, Senin (19/6/2023).

Mulai tahun ini, skema penganggaran PBSB diintegrasikan dengan program beasiswa dari LPDP Kementerian Keuangan. Dengan skema ini, diharapkan peluang siswa untuk melanjutkan pendidikan terbuka lebar.

PBSB berasal dari Dana Abadi Pondok Pesantren dan bekerjasama dengan LPDP. Dana Abadi Pesantren merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pembiayaan Pesantren.

Pada 2023, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 250 miliar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pesantren. Anggaran tersebut disusun melalui skema Dana Abadi Pondok Pesantren yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan.

Selain itu, pada rekrutmen tahun ini, anggaran sebesar Rp 250 miliar juga akan disalurkan untuk beasiswa non-gelar juga, misalnya short course bagi kader cendikiawan dan penguatan keterampilan bahasa dan bisnis serta digitalisasi yang akan mendukung program kemandirian pesantren.

Pendaftaran PBSB 2023

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren Waryono mengatakan PBSB akan dibuka mulai 3-13 Juli 2023. Mekanisme pendaftaran dilakukan secara online dengan mendaftarkan dan memilih nama santri yang telah tercatat di Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (EMIS).

“Jika tidak ada halangan, pendaftaran online PBSB akan dibuka mulai 3 hingga 13 Juli 2023. Oleh karena itu, calon mahasiswa calon mahasiswa harus mempersiapkan diri dan mengikuti perkembangan informasi beasiswa ini melalui berbagai kanal media Kemenag, ” dia berkata.

Bayu Suryanto, Kepala Divisi Pengembangan dan Kerjasama Beasiswa LPDP Agam menambahkan, proses seleksi PBSB akan dikelola oleh Project Management Officer (PMO) mulai dari perencanaan, rekrutmen, seleksi, pelaksanaan, pencairan beasiswa, hingga pendampingan.

“LPDP menerima usulan dari PMO, kemudian melakukan penelaahan atau penelaahan dokumen. Oleh karena itu, data penerima beasiswa’ harus benar-benar valid, sesuai petunjuk teknis, dan jelas,” ujarnya dikatakan.

Rumpun keilmuan yang menjadi fokus rekrutmen PBSB 2023 antara lain Ilmu Kesehatan, Teknologi, Ekonomi, Penguatan Literasi Keuangan, Ilmu Keagamaan, dan Ilmu Sosial.