Kedapatan Jual Trenggiling, Warga Wonosobo Ini Terancam 5 Tahun Penjara

Kedapatan Jual Trenggiling, Warga Wonosobo Ini Terancam 5 Tahun Penjara
Pelaku dan bukti trenggiling dihadirkan di Mapolres Wonosobo

WONOSOBO|Portal-Indonesia.com – AR (38) warga Desa Rejosari, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo diamankan
Satreskrim Polres Wonosobo. Pasalnya, pria tersebut diketahui telah menjual trenggiking yang merupakan satwa dilindungi.

Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi mengatakan, penangkapan pelaku terjadi pada Selasa (26/01/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku ditangkap di area SPBU Mekar Abadi masuk Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran, Wonosobo.

“Pelaku kami amankan setelah adanya laporan dari warga. Ia kami tangkap saat kedapatan membawa 1 ekor trenggiling dalam keadaan mati dan satu kantong plastik yang berisi sisik trenggiling,” terangnya saat ungkap kasus di Mapolres Wonosobo.

Pelaku yang diduga akan menjual satu ekor trenggiling dan satu plastik sisik trenggiling tersebut, kemudian dibawa ke Mapolres Wonosobo untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Sesuai Permen LHK RI Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang perubahan kedua atas Permen LHK RI Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, trenggiling masuk dalam satwa yang dilindungi,” jelas Kapolres.

Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan satu ekor trenggiling dalam keadaan mati yang telah didinginkan dengan berat sekitar 4,5 kg, sisik hewan yang diduga trenggiling seberat 1,5 kg, satu buah tas punggung berwarna hitam, satu buah tas plastik berwarna merah dan satu buah kantong plastik berwarna bening.

“Kepada pelaku ini terancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta, karena diduga telah melanggar pasal 40 ayat (2) jo. pasal 21 ayat (2) huruf b dan d UU RI No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,” pungkasnya. (YS)

Tinggalkan Balasan

error: