Kebakaran di Situbondo, Gudang Penyimpanan Barang Bekas Hangus Terbakar

Kebakaran di Situbondo, Gudang Penyimpanan Barang Bekas Hangus Terbakar
Kondisi gudang penyimpanan barang bekas setelah dilalap api.

SITUBONDO — Gudang penyimpanan barang bekas di Perumahan Tegal Arum, KP. Talkandang Barat RT 05 RW 04 Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, hangus terbakar pada Minggu (17 April 2022) dini hari.

Berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo melalui WhatsApp group disebutkan bahwa, gudang semi permanen tempat penyimpanan barang bekas itu milik Saman (50). Gudang yang terbakar berada di samping rumah korban

Peristiwa kebakaran gudang itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Namun belum jelas penyebabnya kebakaran hebat tersebut.

Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidur di dalam rumahnya. Api terlihat pertama kali oleh Susilowati (48) yang merupakan tetangga korban.

Susilowati melihat kobaran api di gudang penyimpanan barang bekas milik korban (Saman), saat ia hendak keluar dari rumahnya.

Spontan, ia pun langsung berteriak membangunkan korban serta memberitahukan ke warga yang lain.

Warga yang mendengar teriakan ada kebakaran langsung mendatangi lokasi.

Kemudian mereka bergotong royong berupaya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Di waktu bersamaan, warga lainnya ada yang menghubungi Damkar Kabupaten Situbondo.

Beberapa menit kemudian, 1 unit Damkar milik Pemkab Situbondo tiba dilokasi dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan agar api tidak merembet ke bangunan lainnya. Tak berselang lama kemudian, api berhasil dipadamkan.

Selain menghanguskan gudang penyimpanan barang bekas, api merembet ke rumah korban sehingga bagian dinding rumahnya mengalami rusak ringan.

Tak hanya itu, 3 unit sepeda motor dan 1 unit sepeda pedal milik korban turut hangus dalam musibah tersebut.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sedangkan jumlah kerugiannya dari data sementara yang telah terhimpun, ditafsir mencapai 25 juta rupiah,” ungkap Zainul Arifin Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo.

error: