Portal DIY

Jelang Libur Lebaran 2023, Dispar Sleman Gelar Reresik Papan Plesiran

9
×

Jelang Libur Lebaran 2023, Dispar Sleman Gelar Reresik Papan Plesiran

Sebarkan artikel ini
Jelang Libur Lebaran 2023, Dispar Sleman Gelar Reresik Papan Plesiran
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Guna memantapkan kesiapan destinasi wisata dalam menghadapi Libur Lebaran 2023, segenap karyawan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan bersih-bersih lingkungan di berbagai obyek wisata di Sleman. Sesuai tema yang dipilih, yaitu “Reresik Papan Plesiran, Dayohe Krasan, Rejekine Mapan”, maka Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengajak para pengelola destinasi dan desa wisata mulai berbenah, dengan bersih-bersih lingkungan wisata yang dikelolanya.

Hal itu, dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid, SH usai memimpin karyawan karyawati Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman melakukan aksi kerja bakti bersih-bersih lingkungan sejumlah destinasi wisata yang ada di kawasan lereng Merapi, Kamis (13/4/2023).

Kampanye “Gerakan Jumat Bersih” yang sudah dilakukan selama ini tetap saja dilakukan secara terus menerus. Namun untuk kali ini dilakukan lebih awal, mengingat akan dilaksanakan Pasar Takjil Kaliurang #2 pada tanggal 14 – 19 April 2023 yang akan dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman.

“Pasar Takjil Kaliurang #2 merupakan event kerjasama antara Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, pelaku pariwisata dan UMKM Hargobinangun dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan khususnya ke kawasan Kaliurang dan sekitarnya,” kata Ishadi Zayid.

Jelang Libur Lebaran 2023, Dispar Sleman Gelar Reresik Papan Plesiran
Kegiatan bersih-bersih lingkungan obyek wisata di Sleman (Brd)

Menurut Ishadi Zayid, Pasar Takjil Kaliurang #2 akan menampilkan Bazar UMKM yang diikuti oleh 27 tenant UMKM dan pelaku pariwisata Kaliurang, Festival Hadroh Tradisional se Kapanewon Pakem, dan Lomba Mewarna dan Melukis bagi Siswa Play Grup, PAUD dan TK serta Siswa Sekolah Dasar.

Ishadi menambahkan, gerakan kerja bakti di destinasi wisata yang dilakukan oleh karyawan-karyawati dan petugas lapangan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman merupakan upaya untuk mengajak dan menumbuhkan kesadaran para pengelola destinasi, Pokdarwis, para pedagang dan pelaku usaha jasa wisata untuk menjaga kebersihan lingkungan wisata.

“Mewujudkan kebersihan lingkungan destinasi wisata merupakan tanggungjawab bersama dan tidak bisa dibebankan pada salah satu pihak. Bahkan wisatawan sendiri juga seharusnya turut serta menjaga kebersihan lingkungan destinasi wisata diantaranya dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat,” tegas Zayid. (Brd)