Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Jalan Lingkar Kendal

Jasad Bayi Ditemukan Membusuk di Jalan Lingkar Kendal
Lokasi penemuan mayat bayi di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal

KENDAL – Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki membusuk ditemukan di pinggir Jalan Lingkar Kaliwungu, tepatnya di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal pada, Rabu (15/12/2021).

Mayat bayi diperkirakan berusia beberapa bulan ini ditemukan oleh seorang pemotong rumput dalam keadaan terbungkus kain di rerumputan pinggir jalan raya.

Saat pertama kali ditemukan, kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. Diperkiraan sudah meninggal dalam waktu 3 hari terakhir.

Petugas kesehatan Puskesmas Brangsong II dan Kepolisian Polsek Brangsong melakukan evakuasi jasad bayi yang ditemukan di pinggir Jalan Lingkar Kaliwungu.

Petugas kebersihan yang menemukan mayat bagi mengatakan saat itu hendak membersihkan sampah sebelum memotong rumput di dekat lokasi kejadian.

Ia terkejut ketika melihat anggota tubuh bayi yang diketahui berupa kaki bayi tampak terbalut kain hitam.

“Sebelum rumput dipotong dengan alat, kami membersihkan sampah dan batu di sekitarnya agar tidak merusak alatnya. Nah saat itu, saya melihat ada kain, terus coba saya singkirkan tetapi kok ada kaki,” ungkap Sofyan.

Lalu, dia pun bergegas memberitahu kedua temannya untuk memastikan bersama apa yang terbungkus dalam kain hitam.

Setelah dibuka, terpampang tubuh bayi tanpa pakaian yang sudah berwarna kehitaman. Selanjutnya Sofyan dan temannya melaporkan ke Puskesmas dan Polsek Brangsong untuk di tindaklanjuti.

Petugas Kepolisian dan Puskesmas Brangsong II mengecek kondisi jasad bayi di lokasi kejadian.

Sementara jajaran Kepolisian memasang garis pembatas selama pemeriksaan berlangsung.

Di lokasi kejadian, petugas Kepolisian hanya menemukan kain hitam bermotif batik sebagai pembungkus jasad bayi. Juga sebuah kantong plastik berisi pembalut yang sudah terkena bercak darah.

Jasad bayi tersebut dievakuasi petugas Kepolisian ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Pedro)

error: