Longsor di Banjarnegara Tutup Akses Jalur Dermayasa – Pejawaran

Longsor di Banjarnegara Tutup Akses Jalur Dermayasa - Pejawaran
Akses jalur Dermayasa-Pejawaran tertutup akibat pergerakan tanah yang menyebabkan longsor (Dok)

BANJARNEGARA – Bencana tanah gerak, kembali terjadi di wilayah Banjarnegara setelah wilayah atas dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi selama lebih dari tiga jam. Akibatnya, jalur Dermayasa Kecamatan Pejawaran, alami longsor.

Akibat pergerakan tanah ini menyebabkan akses utama masyarakat Desa Dermayasa menuju pusat kota Kecamatan Pejawaran tepatnya di sebelah selatan Nojog, terputus total. Pergerakan tanah tersebut, menyeret aspal jalan hingga tak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kondisi ini menyebabkan akses ekonomi masyarakat, ikut terganggu. Apalagi desa dengan ketinggian 1.065 mdpl ini, merupakan desa penghasil cabai di wilayah Kecamatan Pejawaran.

Koordinator relawan RAPI Banjarnegara Tejo Sumarno. Menurutnya, untuk sementara jalan dari dan menuju Desa Dermayasa dari arah Pejawaran ditutup total. Sehingga warga harus memutar melalui jalan alternatif Dermayasa – Majasari – Pejawaran.

“Kita tetap harus waspada, mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut juga cukup labil, bahkan pergerakan tanah dimungkinkan masih terjadi. Apalagi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, masih sering terjadi di wilayah sini (Banjarnegara),” katanya.

Untuk sementara, lanjutnya, warga bersama para relawan hanya memasang rambu darurat agar tidak ada kendaraan yang masuk jalur tersebut,” pungkasnya.

error: