Jadikan Wisata Religi, Desa Turus Renovasi Petilasan Tumenggung Hudhandoko

Jadikan Wisata Religi, Desa Turus Renovasi Petilasan Tumenggung Hudhandoko
Kepala Desa Turus di depan Petilasan Tumenggung Hudhandoko (Foto : M. Fauzi/Portal Indonesia)

PURWOREJO – Demi melestarikan wisata religi, Pemerintah Desa Turus, Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo, merenovasi petilasan Tumenggung Hudhandoko.

Kepala Desa Turus, Heri Wahyu Tri Prasetyo saat di temui awak media di lokasi menyampaikan, Tumenggung Hudhandoko, adalah pepunden atau leluhur yang merupakan cikal bakal dari keberadaan Desa Turus, yang masuk kedalam wilayah Kabupaten Purworejo.

“Saya ingin masyarakat, khususnya di Desa Turus, dapat meneladani para leluhur,” ucap Tri Prasetyo, Senin (1/11).

Selama ini, lanjut Tri Prasetyo, masyarakat desa setempat, rutin menggelar acara tasyakuran (selametan) di komplek petilasan. Kedepan, akan lebih banyak acara yang dipusatkan di lokasi tersebut.

“Acara setiap bulanSyuro dan malam Jumat Kliwon,” katanya.

Dikatakan, renovasi petilasan meliputi pembangunan cungkup bermodel joglo di komplek makam. Lokasi petilasan dibuat senyaman mungkin untuk dikunjungi para penyiarah dengan corak merah putih, yang melambangkan kesucian dan keberanian.

“Jalan menuju petilasan juga sudah kita bangun untuk mempermudah akses,” katanya.

Heri Wahyu Tri Prasetyo, mengatakan, sumber pendanaan dari pembangunan tersebut, berasal dari iuran masyarakat dan peran dari kepala desa. Ia mengatakan, pembangunan akan segera selesai, dalam waktu dekat.

“Tinggal finishing,” ucapnya, sambil menguas partisi petilasan.

Adanya renovasi tersebut, kata Heri, diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan spiritual di lokasi petilasan. Bagi masyarakat yang hendak mengetahui seluk beluk petilasan itu, nantinya dapat difasilitasi langsung oleh kepala desa dan tokoh setempat.

“Banyak sekali yang bisa digali dari Tumenggung Hudhandoko,” pungkasnya. (Fauzi)

Tinggalkan Balasan

error: