Portal Jatim

IWO Situbondo Siap Bawa Persoalan Pelecehan Profesi Wartawan ke Ranah Hukum

14
×

IWO Situbondo Siap Bawa Persoalan Pelecehan Profesi Wartawan ke Ranah Hukum

Sebarkan artikel ini
IWO Situbondo Siap Bawa Persoalan Pelecehan Profesi Wartawan ke Ranah Hukum
Ketua DPD IWO Kabupaten Situbondo, Zainullah.

SITUBONDO – Persoalan pelecehan profesi wartawan yang terjadi di Kabupaten Situbondo, berlanjut.

Bahkan, Ketua DPD IWO (Ikatan Wartawan Online) Kabupaten Situbondo mengecam keras dan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Saya mengecam keras atas tindakan pengelola beach Forest yang telah melakukan tindakan yang tidak menyenangkan maka dari itu saya akan melakukannya somasi dan jika tidak ada tindak lanjut dalam somasi yang nantinya kita layangkan maka saya selaku ketua DPD IWO akan mengambil langkah tegas untuk melakukan pelaporan kepada pihak berwajib,” ungkap Ketua DPD IWO Kabupaten Situbondo, Zainullah, Jumat (26/5/2023), di Situbondo.

DPD IWO Situbondo dalam langkah tegasnya untuk melakukan pelaporan kepada pihak berwajib, akan bersama Forum Komunikasi Wartawan Situbondo dengan didampingi 10 pengacara.

“Kami akan melaporkan ke pihak berwajib jika dalam batas waktu tiga hari setelah melakukan somasi tidak ada jawaban dari pihak pengelola tersebut,” tegas Zainullah.

Lanjut Zainullah, wartawan adalah pilar ke 4 Negara sehingga kehadirannya sebagai kontrol sosial, dan dalam pelaksanaan tugasnya wartawan dilindungi UU Nomor 40 Tahun 1999.

“Wartawan adalah kontrol sosial bagi aspek kehidupan di negara ini, tidak ada yang bisa menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugasnya karena dilindungi undang-undang,” ujarnya.

Dari keterangan Zainullah, bahwa dugaan pelecehan terhadap profesi wartawan dan LSM oleh pengelola Beach Forest itu dikuatkan dengan bukti rekaman. “Langkah yang kami ambil diharapkan memberikan pembelajaran bagi siapa saja yang mencoba melecehkan profesi wartawan,” tukas pria yang akrab dipanggil mas Inung ini.

Seperti diketahui, dugaan pernyataan oknum pengelola wisata yang melecehkan profesi wartawan, terungkap saat beberapa anggota LPK Tapal Kuda dan wartawan melakukan konfirmasi atas beberapa temuan.

IWO Situbondo Siap Bawa Persoalan Pelecehan Profesi Wartawan ke Ranah Hukum
Ketua LPK Tapal Kuda, Deny Rico.

Ketua LPK Tapal Kuda Deny Rico mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan sikap arogansi dari oknum pengelola wisata tersebut, “Kami sudah berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk melakukan upaya terbaik menemukan jalan keluar,” ucapnya.

IWO Situbondo Siap Bawa Persoalan Pelecehan Profesi Wartawan ke Ranah Hukum
Pengacara, Budi Santoso

Sementara itu, Budi Santoso, salah satu dari 10 pengacara yang mendampingi DPD IWO Situbondo sekaligus kuasa hukum pelapor, menyayangkan adanya ucapan yang menyakiti teman-teman jurnalis Situbondo.

“Hal itu bisa meracuni kepercayaan publik terhadap wartawan, pengelola wisata tersebut harus segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Lebih lanjut Budi Santoso mengatakan, somasi adalah teguran hukum yang semestinya oleh oknum pengelola wisata agar dapat memberikan tanggapan karena wilayah somasi adalah wilayah nonlitigasi. “Artinya bisa saja duduk bersama mencari solusi dari permasalahan ini,” tutupnya.(Kim/Via)