Portal Jatim

Isu Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Mencuat Lagi, Kang Giri: Tak Terbukti

Andre Prisna P
882
×

Isu Ijazah Palsu Bupati Ponorogo Mencuat Lagi, Kang Giri: Tak Terbukti

Sebarkan artikel ini
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko beberapa hari yang lalu dilaporkan oleh Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) atas tuduhan penggunaan ijazah palsu ke Bareskrim Polri.

Kang Giri (panggilan Sugiri Sancoko) disinyalir menggunakan ijazah palsu untuk suatu kepentingan tertentu.

Pun, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko merespons terkait dugaan hal tersebut. Menurutnya, isu ijazah palsu bukan hal yang pertama kali ini.

“Pada 2022 saya pernah diperiksa Polda Jawa Timur (Jatim) soal kasus yang sama yakni dugaan pemlasuan ijazah,” tuturnya, Selasa (4/6/2024).

Dirinya mengaku telah melalui proses panjang pada tahun itu, hingga berbulan-bulan. Diperiksa pihak kampus, rektor, alumni dan Polda Jatim. Hasilnya, Polda Jatim mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

“Jadi tuduhan itu tidak benar, Pasalnya juga ada surat (pembuktian) dari Polda Jatim,” bebernya.

Disinggung apakah pengaduan dugaan ijazah palsu ini berkaitan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Ponorogo, Dirinya menanggapi dengan positif.

“Ya saya kurang tahu, akan tetapi isu ini muncul saat menjelang Pilkada,” imbuhnya.

Kang Giri enggan mengaitkan hal ini dengan Pilkada. Dirinya mengaku saat ini lebih fokus bekerja terlebih dulu untuk masyarakat.

“Konsentrasi bekerja yang lebih baik, berpikir positif lebih dulu saja,” jlentrehnya.

Dirinya berpesan kepada aemua pihak agar pesta demokrasi Pilkada 2024 mendatang tetap aman, sejuk dan damai.

“Sehingga menghadirkan pemimpin berkualitas. Membangun moral dan jadi contoh yang baik dalam berpolitik,” tandasnya. (*)