Portal Sumsel

Insiden Pelemparan Batu hancurkan Rumah di Musi Rawas Berakhir Damai

14
×

Insiden Pelemparan Batu hancurkan Rumah di Musi Rawas Berakhir Damai

Sebarkan artikel ini
Insiden Pelemparan Batu hancurkan Rumah di Musi Rawas Berakhir Damai
Foto Kepala Desa bersama Pelaku dan Korban usai menandatangani Surat Perdamaian

MUSI RAWAS — Pepatah mengatakan” Mulutmu Harimaumu” hal ini terjadi dikalangan masyarakat.

Akibat salah paham atas pembicaraan, Rani Gadis dibawah umur yang masih duduk di Bangku sekolah Lempari Rumah Lentri (29) Di Dusun Empat Lubuk Perimbun Desa Lubuk Pandan Kecamatan Muara Lakitan Musi Rawas, Sabtu (22/04/2023)

Peristiwa Pelemparan Rumah dan Pengancaman yang dilakukan oleh Rani terhadap Lentri yang merupakan sahabatnya sendiri.

Lentri Mengatakan Jam 2.30 WIB Rani datang kerumah langsung melempari Batu ke Rumah sehingga dua Jendela hancur.

Lanjut Lentri, “Saya Sangat kaget kenapa dan apa salah saya sehingga Rani melempari Rumah saya pakai Batu”

Senada dengan Arapik (39) yang merupakan saksi mata atas kejadian pelemparan batu yang dilakukan oleh Rani.

“Saya melihat dengan mata sendiri bahwa Rani itu datang kerumah Lentri langsung melempari rumah Lentri, Terangnya.

Informasi yang dihimpun oleh Media Portal-Indonesia.com atas kejadian tersebut Lentri langsung melaporkan kepada Kepala Dusun dan Kepala Desa.

Dalam waktu singkat atas laporan Lentri, Heri Kadus Empat langsung memanggil Pelaku dan Korban untuk menyelesaikan masalah warganya.

Didamping Kepala Desa Lubuk Pandan dan Perangkat Desa lainnya melakukan mediasi antar korban dan Pelaku sehingga diselesaikan dengan secara damai dan kekeluargaan.

Nasrullah, Kepala Desa Lubuk Pandan mengatakan Masalah Pelemparan batu ke Rumah Lentri ini karena Salah faham antara Pelaku dan Korban sehingga terjadi seperti ini.Terangnya.

Kami sudah melakukan mediasi antara Pelaku dan Korban, Alhamdulillah sudah selesai tidak ada masalah lagi yang diselesaikan secara kekeluargaan, Lanjut Nasrullah.

“Dan Pelaku dan Korban sudah menandatangani surat Perjanjian Perdamaian, kami berharap tidak ada Insiden semacam ini lagi jika terjadi hal seperti ini lagi akan kami bawa ke Ranah Hukum. Tegas Nasrullah (Erwin)