BeritaBerita Bola Hari Iniberita sportOlahragaSepak Bola

Persib Gelar Latihan Perdana dengan 22 Pemain: Enam Personel Timnas Belum Bergabung, Igor Tolic Dikejar Waktu

×

Persib Gelar Latihan Perdana dengan 22 Pemain: Enam Personel Timnas Belum Bergabung, Igor Tolic Dikejar Waktu

Sebarkan artikel ini
persib latihan perdana 2026
Sumber foto: Persib.co.id

Persib sudah benar benar masuk ke fase kerja, bukan lagi fase perkenalan. Jawaban tercepat dari latihan perdana Sabtu sore itu sederhana: Igor Tolic kini memegang grup yang belum utuh, tetapi waktunya sangat sempit karena Piala Presiden 2026 sudah dekat. Sebanyak 22 pemain turun di Lapangan Pendamping Gelora Bandung Lautan Api, sementara enam pemain tim nasional masih berada di Bali. Dari situ saja sudah terlihat tantangan paling nyata buat Persib. Tim ini harus membangun ritme tanpa seluruh bagian pentingnya hadir sejak hari pertama.

Portal Indonesia memang pernah membahas bahwa latihan pertama Persib akan dimulai pada 7 Juli. Namun situasinya sekarang sudah bergerak. Yang dihadapi Tolic bukan lagi kalender rencana, melainkan kondisi lapangan yang menuntut keputusan cepat. Beberapa wajah baru sudah masuk, pemain pinjaman musim lalu ikut bergabung, dan pada saat yang sama pemain inti seperti Marc Klok, Saddil Ramdani, Beckham Putra, Eliano Reijnders, Thom Haye, serta Sandy Walsh belum pulang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia. Jadi, inti cerita ini bukan soal seremoni latihan pertama, tetapi bagaimana Persib dipaksa menyusun fondasi awal dalam kondisi yang belum lengkap.

persib gelar latihan perdana
Latihan perdana memperlihatkan bahwa Persib harus mengejar waktu sambil menunggu beberapa pemain utama kembali dari agenda tim nasional.

Latihan perdana Persib langsung memperlihatkan soal paling mendesak

Dari keterangan resmi klub, Tolic memimpin latihan pertama untuk musim 2026/2027 dengan 22 pemain. Angka itu penting karena memberi gambaran seberapa jauh kelompok kerja yang benar benar tersedia di Bandung. Luka Menalo, Gabriel Mutombo, dan Balsa Sekulic sudah ikut, begitu juga beberapa pemain yang sebelumnya dipinjamkan seperti Henhen Herdiana, Hamra Hehanusa, dan Adzikry Fadillah. Ini membuat Persib punya bahan latihan yang cukup untuk memulai, tetapi belum cukup untuk memberi gambaran final tentang sebelas terbaik atau chemistry ideal antarlini.

Kalimat Tolic selepas latihan juga tidak berputar putar. Ia bilang tim harus segera bekerja untuk persiapan Piala Presiden dan saling mengenal detail dasar antarpemain, mulai dari posisi, kaki dominan, sampai kebiasaan sederhana di lapangan. Ucapan itu terdengar teknis, tetapi justru di situlah isi masalahnya. Persib tidak punya kemewahan waktu panjang untuk membiarkan pemain baru menebak-nebak karakter rekan setim. Mereka harus cepat akrab, cepat paham, dan cepat bergerak serempak.

Enam pemain timnas yang belum pulang membuat struktur tim masih setengah jadi

Absennya enam pemain timnas bukan catatan pinggir. Marc Klok, Saddil Ramdani, Beckham Putra, Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Sandy Walsh adalah nama yang bisa memengaruhi wajah utama Persib. Ketika mereka masih berada di Bali, Tolic otomatis belum bisa melihat gambaran utuh dari intensitas, distribusi bola, sampai keseimbangan lini yang sesungguhnya. Apalagi Persib baru saja melepaskan sebelas pemain ke agenda nasional, sesuatu yang sudah lebih dulu dibahas Portal lewat artikel tentang timnas. Jadi, latihan pertama ini harus dibaca dengan konteks yang lengkap. Persib memulai musim dalam keadaan terpotong oleh kewajiban yang justru membuktikan kualitas skuadnya sendiri.

Dari sisi pelatih, situasi seperti ini tidak otomatis buruk. Kadang fase yang tidak ideal justru memaksa staf melihat pemain mana yang benar benar siap bekerja dari awal. Tetapi untuk klub yang akan masuk empat kompetisi dan membawa status juara bertahan, masalah waktu tetap tidak bisa dikecilkan. Setiap sesi awal yang berjalan tanpa kelompok utama berarti ada detail yang harus dikejar lagi nanti saat semua pemain sudah kembali.

Adam Alis memberi sinyal bahwa ruang ganti sedang berusaha menyatu lebih cepat

Keterangan Adam Alis setelah sesi pertama terasa berguna karena ia melihat latihan ini dari dalam. Adam mengaku senang bisa kembali bekerja setelah libur panjang, bertemu lagi dengan pemain lama, dan mulai membangun kedekatan dengan wajah baru. Kalimatnya sederhana, tetapi maknanya jelas. Persib paham bahwa musim yang padat tidak bisa dijalani hanya dengan kualitas individu. Mereka perlu ruang ganti yang cepat nyambung sejak awal, terutama karena jumlah pemain baru cukup banyak dan tuntutan pertandingan datang nyaris tanpa jeda.

Kalau pembaca mengikuti perkembangan pemain baru seperti Notsuda atau Ragnar, tantangan Persib musim ini memang bukan cuma mencari bakat terbaik. Tantangannya adalah menyambungkan karakter yang berbeda ke dalam satu tempo permainan. Adam menyiratkan hal itu lewat penekanan pada chemistry. Bukan istilah yang mewah, tetapi itulah pekerjaan paling praktis yang sering menentukan apakah tim langsung hidup sejak pramusim atau justru masih canggung saat kompetisi keburu mulai.

Piala Presiden tidak dikejar sebagai trofi utama, tetapi sebagai alat ukur paling jujur

Persib sudah menjelaskan lewat kanal resminya bahwa Piala Presiden 2026 akan dipakai untuk memanaskan mesin, mengangkat kebugaran, dan merapikan adaptasi sebelum musim resmi berjalan. Itu membuat latihan perdana kemarin terasa lebih penting daripada sekadar pembukaan pramusim. Tolic tidak sedang mengumpulkan pemain untuk sesi basa basi. Ia sedang menyiapkan tim yang harus segera tampil melawan Arema FC di laga pembuka turnamen, lalu menilai siapa yang paling cepat menyerap instruksi.

Justru karena targetnya bukan trofi jangka pendek, latihan awal ini harus dibaca dari kacamata kualitas proses. Apakah Persib bisa menekan dengan rapi. Apakah pemain baru cepat paham jarak antarlini. Apakah pemain pinjaman yang kembali mampu menawarkan solusi, bukan sekadar angka tambahan saat tim nasional belum melepas semua nama. Turnamen pramusim sering dianggap ringan. Buat Persib sekarang, ia lebih mirip ruang audit: semua detail kecil akan kelihatan cepat.

Kesempatan juga terbuka untuk pemain yang biasanya ada di lapis kedua

Ada satu sisi yang menarik dari latihan dalam kondisi belum lengkap. Pemain yang biasanya berada di lapis kedua mendapatkan panggung lebih awal untuk menunjukkan nilai mereka. Henhen, Hamra, Adzikry, dan beberapa nama baru tidak perlu menunggu semua pemain inti kembali untuk membuktikan diri. Ini bisa menguntungkan Tolic. Ia mendapat data yang lebih jujur soal siapa yang siap menutup celah saat rotasi diperlukan. Dalam musim panjang, temuan seperti ini kadang lebih berharga daripada hasil satu laga pramusim.

Kalau mereka tampil meyakinkan sejak fase ini, Persib akan merasa lebih tenang saat kalender mulai padat. Kalau tidak, staf pelatih akan segera tahu bagian mana yang harus dibenahi sebelum level pertandingan naik. Dengan kata lain, latihan perdana ini memang belum memberi jawaban lengkap tentang kekuatan Persib. Tetapi ia sudah memberi petunjuk yang penting: klub harus bergerak cepat, sambil menerima fakta bahwa fondasinya dibangun dalam keadaan setengah utuh.

Rujukan utama artikel ini berasal dari laporan resmi Persib tentang latihan perdana, komentar Adam Alis setelah kembali berlatih, update panggilan timnas untuk sebelas pemain Persib, dan penjelasan klub bahwa Piala Presiden dipakai sebagai pemanasan mesin. Empat titik itu cukup untuk menegaskan satu hal: pramusim Persib sudah dimulai, tetapi pekerjaan beratnya baru sekarang benar benar terasa.

Kiblat Bola