KhazanahPortal Jatim

Haul Almarhum Kiai Hasan Sepuh Genggong Bakal Digelar

1551
×

Haul Almarhum Kiai Hasan Sepuh Genggong Bakal Digelar

Sebarkan artikel ini
Haul Almarhum Kiai Hasan Sepuh Genggong Bakal Digelar
KH Moh Hasan Genggong Probolinggo (PP Zaha Probolinggo Jawa Timur)

PROBOLINGGO – Dalam waktu dekat ini Haul Almarhum KH Moh Hasan atau Kiai Hasan Sepuh Genggong Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, bakal digelar.

Sebelum mengetahui kapan Haul Kiai Hasan Sepuh Genggong akan diselenggarakan, alangkah lebih baiknya kita terlebih dahulu mengetahui profil singkat Kiai Hasan Sepuh Genggong Kabupaten Probolinggo.

Dilansir dari laman resmi milik Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo, Kiai Hasan Sepuh Genggong dilahirkan di Desa Sentong Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo Jatim pada 27 Rajab 1259H atau bertepatan 23 Agustus 1840 Masehi.

KH Moh Hasan Genggong adalah putra dari pasangan suami-istri bernama Ny Khadijah (Nyai Miri) dan Kiai Syamsuddin (Kiai Miri).

Ahsan Bin Syamsudin nama panggilan kecilnya Kiai Hasan Sepuh Genggong, digembleng ilmu agama oleh pamannya di Pondok Pesantren Sentong di bawah asuhan KH. Syamsuddin.

Selanjutnya, Kiai Hasan Sepuh Genggong Probolinggo ini menimba ilmu di Pondok Pesantren Sukonsari, Pojentrek-Pasuruan Asuhan KH. Mohammad Tamin.

Berikutnya Kiai Hasan Sepuh Genggong menimba ilmu di Pondok Pesantren Bangkalan selama tiga tahun dibawah asuhan KH. Mohammad Cholil.

Di Pesantren tersebut, Kiai Hasan Sepuh Genggong menggembleng diri serta memperdalam semua Ilmu Agama.

Selepas itu, Kiai Hasan Sepuh Genggong menunaikan ibadah Haji sekaligus belajar dan memperdalam Ilmu Agama selama 3 tahun di Mekkah Al Mukarramah.

Pada zaman penjajahan Belanda, Kiai Hasan Sepuh Genggong selamanya bersikap non cooperation (Uzlah) dengan pihak pemerintah India-Belanda.

Oleh karenanya, segala unsur yang berbau penjajah ditolak dan dilarang oleh Almarhum.

Betapapun kondisi fisik Almarhum pada saat-saat memuncaknya angkara penjajah, nampak lemah karena usia, namun Almarhum juga sempat menghadiri rapat-rapat akbar di pelosok-pelosok tanpa mengenal payah.

Almarhum sebagai rakyat dari bangsa suatu Negara, tidak pernah absen dalam perjuangan mengusir penjajah dari bumi tercinta.

Dalam tabligh-tabligh beliau di pidatonya menanamkan rasa kebangsaan yang kuat serta menanamkan keyakinan Iman Islam dan Ikhsan dengan suara Ayat Al Qur’an Hadits Nabi Muhammad SAW.

Kiai Hasan Sepuh Genggong dalam masa perjuangannya ikut merintis kemerdekaan Negara Indonesia.

Pada masa penjajahan Jepang, pada saat musim paceklik tengah melanda masyarakat khususnya di daerah sekitar Pondok Genggong ditambah lagi keganasan serdadu Jepang mengumbar nafsu merampas kekayaan milik masyarakat.

Peristiwa yang cukup rumit ini menyebabkan penderitaan kekurangan pangan terhadap penduduk di sekitar Genggong.

Tuhan Maha Pengasih dan Maha penyayang dan kasih sayang Tuhan yang disalurkannya lewat Almarhum.

Sebab tidak jauh dari kediaman Almarhum telah diketemukannya sejenis tumbuhan yang berbentuk bulat-bulat di sawah yang dinamakan “Anggur Bumi”.

Buah anggur bumi inilah yang akhirnya menjadi pelepas haus dan makanan masyarakat.

Anehnya, walaupun anggur itu berulangkali diambil malah bertambah banyak.

Karena masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, maka merekapun bersyukur dan berterimakasih kepada Almarhum.

Kiai Hasan Sepuh Genggong wafat tepat pada pukul 20.30 WIB tanggal 11 Syawal 1374 H atau 11 Juni 1955 M.

Kiai Hasan Sepuh Genggong menghembuskan nafas terakhirnya dan dikebumikan dimakam keluarga Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo.

Itulah sejarah singkat Kiai Hasan Sepuh Genggong yang dilansir dari laman resmi milik Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo.

Untuk Haul Kiai Hasan Sepuh Genggong Probolinggo, rencananya bakal digelar pada 2 Mei 2023 atau pada 11 Syawal 1444 Hijriyah, di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Haul Kiai Hasan Sepuh Genggong Kabupaten Probolinggo ini, rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga selesai..***