Hasil drawing Piala Dunia 2026 akhirnya membentuk peta persaingan yang jauh lebih kompleks dibanding edisi-edisi sebelumnya. Untuk pertama kalinya, turnamen ini diikuti 48 tim dan dibagi ke dalam 12 grup berisi empat tim, dengan dua tim teratas tiap grup serta delapan peringkat tiga terbaik lolos ke babak 32 besar. Itu berarti fase grup tidak lagi sekadar soal menjadi juara grup, tetapi juga soal manajemen margin gol, konsistensi, dan kemampuan bertahan hidup di tiga pertandingan awal.
Berdasarkan hasil drawing resmi FIFA, grup-grup Piala Dunia 2026 memang menghasilkan beberapa jalur yang terlihat seimbang, tetapi ada juga beberapa grup yang langsung terasa berat sejak hari pertama. Format baru ini membuat undian menjadi jauh lebih penting, karena satu grup yang terlalu rapat bisa mengubah seluruh rute menuju fase gugur. FIFA juga sudah menetapkan bahwa final akan dimainkan pada 19 Juli 2026, sehingga semua jalur sejak fase grup kini sudah bisa dibaca lebih jelas.
Di bawah ini adalah susunan grup yang terbentuk dalam hasil drawing Piala Dunia 2026.
Hasil Drawing Piala Dunia 2026 Lengkap

Grup A
- Meksiko
- Afrika Selatan
- Korea Selatan
- Republik Ceko
Grup B
- Kanada
- Bosnia & Herzegovina
- Qatar
- Swiss
Grup C
- Brasil
- Maroko
- Haiti
- Skotlandia
Grup D
- Amerika Serikat
- Paraguay
- Australia
- Turki
Grup E
- Jerman
- Curacao
- Pantai Gading
- Ekuador
Grup F
- Belanda
- Jepang
- Swedia
- Tunisia
Grup G
- Belgia
- Mesir
- Iran
- Selandia Baru
Grup H
- Spanyol
- Tanjung Verde
- Arab Saudi
- Uruguay
Grup I
- Prancis
- Senegal
- Irak
- Norwegia
Grup J
- Argentina
- Aljazair
- Austria
- Yordania
Grup K
- Portugal
- RD Kongo
- Uzbekistan
- Kolombia
Grup L
- Inggris
- Kroasia
- Ghana
- Panama
Susunan ini sejalan dengan hasil drawing resmi FIFA, termasuk contoh-contoh yang sudah dipublikasikan FIFA seperti Meksiko vs Afrika Selatan di Grup A, Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama di Grup L, serta daftar grup lengkap pada halaman hasil drawing final.
Format Baru yang Mengubah Cara Membaca Hasil Drawing
Pada edisi-edisi sebelumnya, pembacaan hasil undian biasanya cukup sederhana: dua tim terkuat grup diperkirakan lolos. Untuk Piala Dunia 2026, pembacaan seperti itu terlalu dangkal. Dengan 12 grup dan jalur lolos tambahan untuk delapan peringkat tiga terbaik, setiap tim kini harus memikirkan lebih dari sekadar menang atau kalah.
Ada tiga implikasi besar dari format ini.
Pertama, tim unggulan tidak otomatis aman hanya karena tidak masuk grup neraka. Mereka tetap harus mengumpulkan poin cukup dan menjaga selisih gol, karena peringkat grup dan jalur knockout akan sangat memengaruhi lawan berikutnya. Kedua, tim menengah kini punya peluang realistis lolos meski tidak finis dua besar, asalkan cukup efisien dalam dua laga kunci. Ketiga, grup seimbang bisa jadi lebih berbahaya daripada grup yang terlihat berat, karena semua tim bisa saling mencuri poin. FIFA sendiri menegaskan struktur 12 grup dan jalur lolos ke Round of 32 ini sebagai inti format baru turnamen 2026.
Grup yang Langsung Menarik Perhatian
Kalau membahas hasil drawing Piala Dunia 2026, ada beberapa grup yang langsung layak disebut sebagai pusat perhatian.
Grup F: Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia
Ini salah satu grup paling rapat secara kualitas. Belanda tetap unggulan utama, tetapi Jepang sudah lama bukan tim yang bisa diremehkan, Swedia hampir selalu sulit dikalahkan bila ritme pertandingan berjalan lambat, dan Tunisia punya profil klasik sebagai lawan yang sering menyulitkan tim yang ingin bermain terbuka. Grup ini tidak punya satu tim “korban” yang jelas. Satu hasil imbang yang salah bisa langsung membuat klasemen kacau.
Grup H: Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay
Secara nama, Spanyol dan Uruguay terlihat paling kuat. Tapi justru karena itu, pertarungan perebutan posisi pertama grup bisa jadi sangat menentukan. Uruguay punya tradisi turnamen yang keras, sementara Spanyol biasanya lebih kuat dalam kontrol permainan. Jika salah satu dari dua tim ini terpeleset, grup ini bisa berubah menjadi salah satu yang paling tidak stabil.
Grup I: Prancis, Senegal, Irak, Norwegia
Prancis tetap favorit, tetapi ini grup yang sangat tidak nyaman. Senegal memiliki fisik dan organisasi permainan yang bisa menyulitkan siapa pun, Norwegia memiliki potensi ledakan besar jika mesin serangnya bekerja, dan Irak bukan lawan yang menyenangkan untuk tim yang lengah. Ini bukan grup yang mustahil buat kejutan.
Grup L: Inggris, Kroasia, Ghana, Panama
Secara headline, ini mungkin grup paling langsung menjual. Inggris dan Kroasia punya nama besar, Ghana punya sejarah mengganggu tim Eropa di panggung Piala Dunia, dan Panama datang tanpa beban. FIFA sendiri sudah mempublikasikan materi pertandingan Grup L, termasuk duel Inggris vs Kroasia dan Ghana vs Panama, yang memperkuat bahwa grup ini memang salah satu yang paling disorot.
Analisis per Grup: Siapa Favorit dan Siapa Ancaman
Grup A: Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko
Meksiko mendapat keuntungan psikologis sebagai salah satu tuan rumah dan sudah dipatok di posisi A1 dalam prosedur drawing FIFA. Itu bukan detail kecil, karena tuan rumah biasanya juga mendapat keuntungan jadwal dan atmosfer. Tetapi grup ini tidak ringan. Korea Selatan punya disiplin dan pengalaman turnamen, Afrika Selatan membawa energi sebagai wakil Afrika yang sedang naik, dan Republik Ceko datang sebagai tim play-off Eropa yang akhirnya lolos ke grup ini. FIFA bahkan mengonfirmasi Ceko masuk Grup A usai lolos dari play-off.
Prediksi lolos: Meksiko, Korea Selatan
Kuda hitam: Republik Ceko
Grup B: Kanada, Bosnia & Herzegovina, Qatar, Swiss
Kanada diuntungkan status tuan rumah, tetapi Grup B terasa sangat taktis. Swiss punya pengalaman mengelola turnamen, Qatar bisa jadi sulit dibaca karena kualitas individunya tidak selalu stabil tetapi punya pengalaman turnamen besar, sementara Bosnia membawa elemen fisik dan direct play yang merepotkan. Ini grup yang tampak sederhana, tetapi berpotensi menghasilkan selisih poin tipis.
Prediksi lolos: Swiss, Kanada
Potensi pencuri poin: Bosnia & Herzegovina
Grup C: Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia
Brasil tetap unggulan grup. Tetapi lawan yang paling menarik di sini justru Maroko, yang dalam beberapa tahun terakhir membuktikan kapasitasnya melawan tim besar di panggung global. Skotlandia bisa mengacaukan tempo dan membuat laga-laga menjadi keras. Haiti secara kualitas masih di bawah tiga lawan lainnya, tetapi dalam format baru, satu kemenangan atau satu hasil imbang bisa cukup berarti.
Prediksi lolos: Brasil, Maroko
Peringkat tiga berbahaya: Skotlandia
Grup D: Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki
Ini grup yang sangat seimbang. Amerika Serikat jelas diuntungkan sebagai tuan rumah, tetapi Paraguay selalu punya karakter kompetitif di turnamen besar, Australia terbiasa bermain pragmatis, dan Turki membawa emosi serta kualitas individu yang tidak bisa diremehkan. Tidak ada favorit mutlak di luar faktor kandang Amerika.
Prediksi lolos: Amerika Serikat, Turki
Laga penentu: Paraguay vs Australia
Grup E: Jerman, Curacao, Pantai Gading, Ekuador
Jerman secara nama harus lolos. Tetapi duel perebutan slot kedua sangat menarik. Pantai Gading punya atletisitas dan kecepatan, Ekuador biasanya sangat terorganisir, dan Curacao justru bisa bermain lebih lepas karena tak dibebani ekspektasi tinggi.
Prediksi lolos: Jerman, Ekuador
Ancaman terbesar untuk unggulan: Pantai Gading
Grup F: Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia
Ini salah satu grup terbaik dari sisi kualitas menyeluruh. Belanda masih sedikit di atas tiga lawan lainnya dari segi kedalaman. Tetapi Jepang sangat nyaman melawan tim yang suka menguasai bola, Swedia kuat dalam duel dan bola mati, sementara Tunisia sangat disiplin. Grup ini berpotensi menghasilkan tiga tim dengan selisih poin sangat tipis.
Prediksi lolos: Belanda, Jepang
Best third-place candidate: Swedia
Grup G: Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru
Belgia tetap unggulan, meski era emas mereka tak lagi sepenuhnya utuh. Iran sering sangat stabil di level Asia, Mesir punya kapasitas pertandingan besar jika lini depannya efisien, dan Selandia Baru kemungkinan menjadi tim yang paling sulit menyaingi kualitas tiga lawan lain. Grup ini lebih keras daripada kelihatannya.
Prediksi lolos: Belgia, Iran
Potensi kejutan: Mesir
Grup H: Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay
Ini grup yang langsung terasa menarik karena duel Spanyol vs Uruguay hampir pasti akan menentukan juara grup. FIFA bahkan menyorot laga Spanyol vs Uruguay sebagai salah satu pertandingan grup yang paling mencuri perhatian setelah drawing.
Prediksi lolos: Spanyol, Uruguay
Tim yang bisa merusak skenario: Arab Saudi
Grup I: Prancis, Senegal, Irak, Norwegia
Secara teknis, Prancis unggulan besar. Tetapi duel Senegal vs Norwegia untuk posisi kedua bisa jadi salah satu yang paling berkualitas di seluruh fase grup. Irak berpotensi jadi spoiler karena mereka bisa membuat pertandingan sangat ketat.
Prediksi lolos: Prancis, Senegal
Most dangerous outsider: Norwegia
Grup J: Argentina, Aljazair, Austria, Yordania
Argentina masih favorit, tetapi grup ini menarik karena Austria cukup rapi secara organisasi, Aljazair punya bakat individu dan pengalaman, dan Yordania datang dengan semangat underdog yang nyata. Ini grup yang tampak mudah untuk Argentina, tetapi cukup sulit untuk diprediksi di posisi kedua.
Prediksi lolos: Argentina, Austria
Potensi kejutan: Aljazair
Grup K: Portugal, RD Kongo, Uzbekistan, Kolombia
Ini grup yang berpotensi keras secara fisik dan taktis. Portugal tetap unggulan, tetapi Kolombia punya cukup kualitas untuk menantang posisi pertama. Uzbekistan juga tidak bisa diremehkan, terutama jika mereka berhasil membuat laga tetap rapat hingga menit akhir.
Prediksi lolos: Portugal, Kolombia
Tim yang bisa bikin repot: Uzbekistan
Grup L: Inggris, Kroasia, Ghana, Panama
Inggris tetap favorit grup, tetapi Kroasia adalah lawan yang secara historis sangat nyaman menghadapi tim besar dalam turnamen. Ghana punya energi dan kecepatan yang bisa menyulitkan, sementara Panama kemungkinan akan bermain tanpa beban. FIFA juga sudah mempublikasikan preview pertandingan Grup L, yang menegaskan grup ini akan banyak disorot sejak matchday pertama.
Prediksi lolos: Inggris, Kroasia
Potensi pengacau: Ghana
Grup Neraka Piala Dunia 2026 Versi Paling Masuk Akal
Kalau harus memilih satu grup neraka murni, saya condong ke Grup F. Bukan karena punya nama terbesar, tetapi karena empat timnya sama-sama punya identitas jelas dan tidak ada lawan yang benar-benar bisa dianggap aman. Grup L paling kuat dari sisi popularitas, grup I paling berbahaya untuk unggulan, dan grup H paling menarik dari sisi perebutan juara grup. Tapi Grup F paling rapat secara keseluruhan.
Itu penting karena dalam format 48 tim, grup yang terlalu rapat bisa justru lebih brutal. Tim tidak hanya memikirkan lolos, tetapi juga posisi klasemen, kemungkinan bertemu lawan tertentu di babak 32 besar, dan peluang menjadi salah satu peringkat tiga terbaik.
Tim Unggulan yang Mendapat Drawing Bagus
Ada tiga tim yang menurut saya paling diuntungkan hasil undian ini.
Argentina mendapat grup yang relatif terkendali dibanding sesama unggulan Eropa dan Amerika Selatan.
Jerman juga tidak mendapat lawan seberat Inggris, Prancis, atau Spanyol.
Portugal punya peluang bagus untuk mengontrol Grup K selama tidak terpeleset di laga pertama.
Sebaliknya, tim unggulan yang tidak mendapat hidup mudah adalah Inggris, Prancis, dan Spanyol. Ketiganya tetap favorit lolos, tetapi jalurnya tidak akan steril dari tekanan.
Tim Kuda Hitam yang Patut Diperhatikan
Dari hasil drawing Piala Dunia 2026 ini, beberapa tim langsung terlihat berpotensi jadi kuda hitam:
- Maroko
- Jepang
- Senegal
- Kolombia
- Kroasia
Mereka semua punya kombinasi pengalaman, struktur permainan, dan kualitas individu yang cukup untuk bukan hanya lolos fase grup, tetapi juga mengganggu tim favorit di fase gugur.
Apa Arti Hasil Drawing Ini untuk Jalur Menuju Knockout?
Hal paling penting dari drawing ini bukan hanya siapa satu grup dengan siapa, tetapi bagaimana posisi grup memengaruhi rute menuju babak 32 besar dan seterusnya. FIFA sudah menyiapkan dua jalur semi-final yang seimbang dalam struktur turnamen, dan itu terlihat sejak prosedur drawing. Artinya, pemenang grup tertentu bisa menghindari unggulan besar lebih lama, sementara runner-up atau peringkat tiga terbaik bisa justru mendapat jalur yang lebih berat.
Dengan kata lain, hasil drawing Piala Dunia 2026 bukan cuma bahan obrolan awal. Ini peta perang. Dan untuk turnamen dengan 48 tim, peta itu jauh lebih penting daripada sebelumnya.














