Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Leohardy

  • Bagikan
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Leohardy
Hakim Gatot Raharjo saat bacakan putusan (Bambang S/Portal Indonesia)

BANTUL – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bantul menolak gugatan praperadilan yang diajukan tersangka dugaan penyelewengan uang perusahaan, Leohardy Fanany.

Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal Gatot Raharjo, SH, MH dalam sidang PN setempat, Senin (3/2/2022) sore.

Sementara itu pengacara pemohon, Dadang Danie SH mengaku kecewa atas putusan tersebut. Ia menilai hakim dalam putusannya telah mengabaikan bukti- bukti persidangan yang disampaikan saksi ahli maupun pengakuan saksi termohon (penyidik) dari Polres Bantul.

Dalam sidang sebelumnya, saksi ahli JS Murdomo SH, MH dihadirkan pihak pemohon. Ia menyebutkan, Sprindik (surat perintah penyidikan) yang dikeluarkan Polres Bantul dalam suatu penyidikan tidak dibenarkan adanya dua atau lebih Sprindik.

Menurut saksi ahli dari Universitas Janabadra itu, jika dikeluarkan sprindik baru, maka sprindik sebelumnya harus dibatalkan lebih dulu. Ini karena substansi dari sprindik adalah sebagai alat,  selain alat kontrol/komunikasi juga menyangkut hak asasi manusia.

Dadang menyebutkan, selain sprindik adalah SPDP atau surat pemberitahuan dimulainya penyidikan tersangka tidak ada yang menyatakan kerugian perusahaan akibat perbuatan kliennya (bams)

  • Bagikan
error: