Portal Jateng

Hadiri Halal Bihalal Komunitas Wartawan Banyumas, Ma’ruf Cahyono : Banyumas Sejahtera Berbudaya

141
×

Hadiri Halal Bihalal Komunitas Wartawan Banyumas, Ma’ruf Cahyono : Banyumas Sejahtera Berbudaya

Sebarkan artikel ini
Hadiri Halal Bihalal Komunitas Wartawan Banyumas, Ma’ruf Cahyono : Banyumas Sejahtera Berbudaya

 

BANYUMAS – Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Banyumas Raya Online bersama sejumlah seniman di Banyumas,  menggelar acara halal bihalal,  Minggu (21/4/2024) di Purwokerto.

Agenda tersebut awalnya dibahas oleh Rahayu, salah seorang wartawan senior di Banyumas bersama Sutrisno untuk mengadakan silaturahmi antar jurnalis.

“Mengumpulkan wartawan untuk acara seperti ini sangat susah karena mereka kesibukan mereka di lapangan. Namum alhamdulillah hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam acara halal bihalal ini,” kata Rahayu.

Banyumas Raya Online, sebut Rahayu, awalnya dibentuk olehnya dalam grup WhatsApp. “Grup ini kita buat untuk sharing apa saja tapi yang tidak spaneng dan tidak ada unsur SARA. Anggotanya juga tidak hanya wartawan saja, ada budayawan, advokat, politisi dan lintas profesi lainnya,” imbuhnya.

Yayu menyebut, wartawan adalah pilar ke-4 demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Para jurnalis ikut membangun bangsa dengan pemberitaan yang positif, edukatif, tidak hoax, tapi juga wajib mengkritik pemerintah.

Sedangkan menurut Herman, wartawan sebaiknya jangan sampai mengemis apalagi memeras. “Jangan sampai mengemis karena rejeki (uang) nanti akan datang dengan sendirinya, ” ujarnya.

Sementara itu salah satu tokoh yang hadir dalam acara tersebut, Prof. Dr. Ma’ruf Cahyono, S.H,M.H mengapresiasi acara para wartawan tersebut.

Mantan Setjen MPR yang baru purna pada Mei 2023 ini tidak asing dengan para jurnalis, terlebih dirinya pernah menjabat sebagai Karo Humas selama 4 tahun.

“Dunia jurnalistik bukanlah hal yang baru untuk saya dan peran media sangatlah mulia. Mudah-mudahan diskusi kali ini dapat membawa peran media dalam mengawal Banyumas harus di prolog,” kata Ma’ruf Cahyono.

Pria asli Banyumas  yang bakal maju dalam Pilkada Banyumas 2024 itu diketahui merupakan sosok bukan kaleng-kaleng. Hal itu terlihat dari rekam jejak karier, pengalaman hingga latar belakang pendidikan.

Sepak terjang dan pengalamannya dalam birokrasi sudah sangat lama, bahkan sudah berkiprah dalam skala nasional. Kariernya mulai dari bawah, dengan menjadi pegawai kantor kecamatan hingga menjadi sekjen MPR RI. Selama 32 tahun di jajaran birokrasi, maka networking serta jejaringnya sudah sangat luas.

Dengan pengalaman yang dimiliki, diyakini Ma’ruf akan mampu membuat kebijakan ataupun memutuskan hal-hal strategis yang berdampak luas pada masyarakat dengan tepat. Terlebih dengan latar belakang pendidikannya yang sekarang sudah menyandang status guru besar di Universitas Diponegoro (Undip).

“Selama ini belum ada Bupati Banyumas yang berasal dari kalangan profesor, jadi Pak Ma’ruf ini bukan kaleng-kaleng dan jika beliau nanti menjadi bupati, maka Pak Ma’ruf adalah Bupati Banyumas pertama yang menyandang gelar profesor,” ujar Sugito, wartawan Portal Indonesia Biro Banyumas

Hadiri Halal Bihalal Komunitas Wartawan Banyumas, Ma’ruf Cahyono : Banyumas Sejahtera Berbudaya
Komunitas Wartawan Banyumas Raya foto bersama Prof. Dr. Ma’ruf Cahyono, S.H, M.H

Di berbagai kalangan sendiri, Ma’ruf dikenal sebagai sosok yang supel dan terbuka, tidak membedakan latar belakang dalam bergaul. Saat ada alumni yang berkunjung ke kantornya, Ma’ruf juga menerima dengan tangan terbuka.

Sementara itu, menanggapi dukungan banyak elemen dan warga di Banyumas tersebut, Ma’ruf dengan gamblang menjelaskan tentang niatnya untuk maju dalam Pilkada Banyumas. Ia pun tak lupa meminta doa dan dukungan dari masyarakat.

Menurut Ma’ruf, politik harus diawali dengan interaksi sosial, politik pancasila, sosial itu bermacam-macam ada agama, dan lain sebagainya.

Pria berusia 57 tahun ini mengajak bersama-sama masyarakat Banyumas menumbuhkan demokrasi dalam Pilkada. “Insya Allah November 2024 saya serius dalam kontestasi Pilkada Banyumas. Saya ingin memberikan apa yang saya bisa, saya alami untuk membangun Banyumas,” ujarnya.

Ia pun secara kontinu menjalankan silaturahmi kemasyarakat dengan tulus, bahkan sampai ke pedangan (dapur, red). Karena baginya bertemu dengan masyarakat secara langsung merupakan suatu kebahagiaan untuk pria dikaruniai empat anak dan 3 cucu ini

Disinggung misi visi untuk Banyumas kedepannya, dia menegaskan dari hulu sampai hilir harus digarap semua.

Sosok yang tidak suka berpolitik praktis ini memiliki dua kata kunci, yakni ‘Banyumas Sejahtera Berbudaya’ dalam kontentasi Pilkada Banyumas nanti.

Menurutnya, Sejahtera akan punya instrumen yang banyak, berbudaya adalah pondasi. Budaya harus menjadi haluan. “Banyumas harus sejahtera dan berbudaya,” harapnya

Terkait hal itu, dirinya mengaku senang
mendiskusikan soal desa. Terlebih dengan pengalamannya dalam  tata kelola pemerintahan selama ini.

Ia mengabarkan indikator fesa membangun, sumber dari atas dan bawah. Menurutnya sumber dari bawah paling bagus. “Peran desa kuat, dan jangan lupakan peran BPD sebagai  legislator desa,” tandasnya.

Pria yang menyabet banyak penghargaan nasional ini sendiri dinilai berhasil memberikan ide dan gagasan pembentukan Lembaga Pengkajian MPR sebagai laboratorium konstitusi yang bertugas memberikan pertimbangan terkait pengkajian sistem ketatanegaraan.

Hal ini membuatnya terus berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi setiap kinerja karirnya. Selain itu, Ma’ruf juga berupaya untuk memajukan Banyumas sebagai Kabupaten yang sejajar dengan Kabupaten sukses di daerah lainnya. (trs/git/sugi)