Portal DIY

Dukung Pariwisata Melalui Peningkatan UMKM, Dispar Sleman Gelar Pasar Takjil Kaliurang #3

778
×

Dukung Pariwisata Melalui Peningkatan UMKM, Dispar Sleman Gelar Pasar Takjil Kaliurang #3

Sebarkan artikel ini
Dukung Pariwisata Melalui Peningkatan UMKM, Dispar Sleman Gelar Pasar Takjil Kaliurang #3
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi para pejabat Pemkab Sleman potong buntal tanda pembukaan pasar takjil Kaliurang #3 (Brd/Portal Indonesia)

SLEMAN – Untuk membantu pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) dalam memasarkan hasil karyanya, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menggelar Pasar Takjil Kaliurang #3 selama tiga hari mulai tanggal 29 hingga 31 di kawasan Tlogoputri obyek wisata Kaliurang, Sleman.

Pelaksanaan Pasar Ta’jil Kaliurang #3 ini, pembukaanya ditandai dengan pengguntingan untaian buntal oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Jumat (29/3/2024).

Pembukaan tersebut juga disaksikan oleh sejumlah pejabat dinas terkait Pemkab Sleman.

Dalam laporanya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid melaporkan Pasar Takjil Kaliurang #3 dilaksanakan mulai tanggal 29 hingga 31 Maret 2024, yang setiap harinya mulai pukul 14.00 WIB s.d 18.00 WIB.

Dalam acara tersebut juga dilakukan acara Bazar UMKM Kalurahan Hargobinangun serta pelaku pariwisata Kaliurang, pembagian 50 paket sembako dari BAZNAS untuk masyarakat kurang mampu di sekitar Kalurahan Hargobinangun.

Untuk memertiahkan suasana dalam acara tersebut juga digelar panggung atraksi seni, lomba mewarnai tingkat TK dan Sekolah Dasar serta Flashmob yang dipelopori oleh Sanggar Tari Sakura Sleman.

Dukung Pariwisata Melalui Peningkatan UMKM, Dispar Sleman Gelar Pasar Takjil Kaliurang #3
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saksikan produk UMKM (Brd/Portal Indonesia)

“Dalam upaya menggerakan ekonomi masyarakat dan promosi pariwisata, kami menggandeng pelaku UMKM dan pariwisata di kawasan Kaliurang. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menambah daya tarik destinasi wisata Kaliurang, serta untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Kaliurang,” kata Ishadi.

Bupati Sleman Kustini mengapresiasi acara ini. Karena acara yang dikemas apik ini merupakan upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Kaliurang di bulan Ramadhan.

Selain itu juga menjadi sarana untuk memperkenalkan produk dan meningkatkan penjualan produk khas Kabupaten Sleman, serta sebagai ajang pembinaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sleman.

“Perkiraan jumlah pergerakan wisatawan di kaliurang selama libur Lebaran berkisar 300.000 sampai 450.000 orang. Sehingga kegiatan ini juga menjadi sarana promosi offline bagi para pelaku UMKM, yang akhirnya kegiatan ini juga sangan menguntungkan bagi para pelaku UMKM di Sleman,” jelasnya.

Kustini berharap acara ini dapat terus berkelanjutan, bahkan perlu dikembangkan agar cita-cita mewujudkan pariwisata Sleman maju, dan UMKM naik kelas dapat terwujud.

Ia juga berharap acara ini bertransformasi menjadi Festival Kuliner Kaliurang yang diselenggarakan di luar bulan Ramadhan dengan sajian khas yang berbeda dengan jajanan umum yang disajikan para pelaku UMKM di Kaliurang. (Brd)